Categories: HEADLINE KEPRI TANJUNGPINANG

Potensial Diusung Gerindra Maju Pilgub Kepri 2020, Syahrul: Bila Perintah Partai Saya Harus Siap

Tanjungpinang, KepriDays.co.id– Sekretaris DPD Gerindra Kepri Onward Siahaan mengatakan Rapimnas Partai Gerindra 16 Oktober 2019 di Hambalang Bogor mendorong kader Potensial untuk maju Pilkada 2020. Di Kepri Syahrul adalah kader potensial untuk maju Pemilihan Gubernur 2020.

“Bagi kami di DPD Partai Gerindra Kepri, Pak Syahrul Ketua DPD dan sebagai Waikota Tanjungpinang adalah kader potensial yang sangat layak untuk maju sebagai calon dalam Pilgub mendatang,” kata Onward, Kamis (17/10/2019).

Onward menambahkan, Gerindra tetap memberi peluang tokoh eksternal, walaupun memberi prioritas kepada internal partai. Hal ini dimaksudkan supaya terpilih pemimpin yang benar-benar mumpuni dan mampu menjawab tantangan masing-masing daerah.

“Untuk itu akan dibuka pendaftaran tanggal 25 Oktober sampai dengan 15 November 2019. Hasil penjaringan nanti akan dibahas dalam Rapimda, dan selabjutnya di kirim ke DPP untuk meminta persetujuan/SK,” katanya.

Sementara itu, Ketua DPD Partai Gerindra Kepri Syahrul saat diwawancara mengatakan, secara pribadi tidak ingin maju dalam Pilgub Kepri 2020 mendatang. Namun bila perintah partai, sebagai kader dia mengaku siap melaksanakannya.

“Ayah belum ada minat ke situ. Nanti kalau sudah ada surat resmi saya harus maju, ya maju,” kata Syahrul usai parupurna HUT Kota Otonom Tanjungpinang di Halaman gedung DPRD, Kamis (17/10).

Secara pribadi, dia ingin menyelesaikan tugas sebagai walikota. Namun disisi lain, sebagai kader partai yang baik tentu dia harus patuh kepada pimpinan partainya.

“Tapi kalau arahan partai, ya harus siap. Sama juga dengan pak Rudi yang selalu digembar gemborkan. Dia (Rudi) juga kalau dari hati nurani sama dengan ayah, maunya menyesaikan tugas Walikota dulu,” tambahnya.

Sedangkan terkait kedekatannya dengan Walikota Batam Rudi, Syahrul mengatakan, jodoh pasangan walikota atau gubernur itu sama dengan suami istri.

“Kalau Allah sudah restu, dijodohkan. Kalau Allah tak restu, ibarat pacaran lama-lama pun tak jadi,” kata Syahrul.

Namun jika sudah arahan dari pusat, sebagai kader partai tentu ia harus patuh perintah partainya.

“Kalau perintah, ayah siap, apalagi partai ayah (Gerindra) ini partai komando. Berbeda dengan partai lain yang pakai musyawarah, musda, atau muswil. Kalau komando itu, sami’na waato’na,” katanya lagi.

Syahrul mengatakan, selain Rudi, Ismeth juga mengajaknya untuk Maju Pilgub Kepri. “Tapi itu semua tergantung kendaraan partai lah,” pungkas Syahrul.

Wartawan: Munsyi Untung
Editor: Roni