oleh

Capaian Pajak Kota Tanjungpinang 2019 Lampaui Target


Tanjungpinang, Kepridays.co.id-Capaian perolehan pajak 2019 Kota Tanjungpinang melampaui target. Hal tersebut dirilis Badan Pengelola Pajak dan Retribusi Daerah (BPPRD) Kota Tanjungpinang.

Wakil Walikota Tanjungpinang, Hj. Rahma, S. IP, mengatakan pencapaian pajak daerah dari 11 jenis pajak pada tahun 2019 mencapai Rp87 miliar dari target sebesar Rp81 miliar. Dengan begitu peningkatan penerimaan pajak lebih Rp6 miliar dari target, capaiannya sebesar 107,40 persen, dari 107.000 objek pajak.

Rahma pun berharap dengan pencapaian itu, ia berharap dapat mempercepat dan memperlancar pembangunan di Tanjungpinang. “Semoga dengan semakin meningkatnya penerimaan pajak daerah, dapat mempercepat dan memperlancar pembangunan di Kota Tanjungpinang dan masyarakatnya juga sejahtera,” kata Rahma, Kamis (9/1/) siang.

Kepala BPPRD Kota Tanjungpinang, Hj. Riany menambahkan bahwa untuk pajak hotel berhasil melewati sedikit target dengan realisasi mencapai Rp7,87 miliar dari target Rp7,8 miliar dengan jumlah Wajib Pajak (WP) sebanyak 101 objek. Kemudian pajak Restoran dari taget Rp14,7 miliar hasil realisasi mencapai Rp16,37 miliar dengan total WP sebanyak 1.295 objek.

“Pajak hiburan juga melebihi target sebesar Rp4,4 miliar, realisasinya Rp4,63 miliar dengan total objek wajib pajak sebanyak 147 WP,” paparnya.

Selanjutnya dijelaskan Riany, pajak reklame dengan target Rp3,34 miliar, realisasi yang tercapai Rp3,337 miliar dari total objek WP sebanyak 1.137 dan untuk pajak penerangan jalan dari target Rp23,6 miliar tercapai Rp24,2 miliar dengan satu jenis objek.

“Kemudian pajak mineral bukan logam dan batuan dengan target Rp300 juta terealisasi Rp322 juta dengan total objek pajak sebanyak 1.763,” katanya.

Sedangkan, untuk pajak parkir dengan terget Rp1,2 miliar, terealisasi Rp1,271 miliar, pajak air tanah target Rp7,1 juta tercapai Rp7,4 juta, sedangkan untuk target pajak sarang burung walet Rp0, karena di Tanjungpinang memang tidak ada.

Riany juga melanjutkan pajak bumi bangunan (PBB) dengan target Rp10,7 miliar, namun yang tercapai Rp10,6 miliar atau pencapaiannya sebesar 98,62 persen. Kekurangannya Rp148 juta dengan total WP sekitar 99 ribu orang.

“Yang terakhir pajak BPHTB (Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan) terapai Rp19,31 miliar dari target Rp15,8 miliar lebih Rp4 miliar dari target dengan WP 2723 objek,” paparnya.

Secara keseluruhan, Riany menyampaikan target pendapatan pajak daerah sudah tercapai, hanya satu jenis pajak yang tidak tercapai yaitu PBB yang penyumbang Pendapatan Asli Daerah (PAD) jenis pajak terbesarnya adalah pajak BPHTB.

“Setiap tahun target tidak ada penurunan, pasti akan terus meningkat, semoga saja tahun 2020 ini ada progres dan peningkatan yang lebih baik lagi,” imbuhanya. (*)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *