oleh

Sudah Dua Kali Santan Kelapa Organik Bintan Diekspor ke Jerman

Bintan, KepriDays.co.id -Karantina Pertanian Tanjungpinang melakukan pemeriksaan terhadap komoditas pertanian berupa santan kelapa yang akan di ekspor ke Jerman,” Jumat (27/3/2020) kemarin.

“Hari ini kita melakukan pemeriksaan terhadap komoditas pertanian berupa santan kelapa yang akan di ekspor ke Jerman,” ujar petugas atau pejabat Karantina Tanjungpinang, Ainal Ikram.

Selain memeriksa santan yang ingin di ekspor, pihaknya juga melakukan pememeriksaan kelapa yang didatangkan dari Kabupaten Natuna sebagai bahas baku untuk diolah PT. Bionesia di Lobam, Kabupaten Bintan, Provinsi kepri.

“Bahan baku kelapa organik diperoleh dari petani di sekitar Provinsi Kepri. Ini adalah kesempatan yang bagus bagi petani kelapa, bahwa kelapa mereka akan terus dibeli perusahaan asalkan memenuhi standar organik yang mereka tetapkan,” ungkapnya.

Menurutnya, ditengah kondisi perekonomian dunia yang kurang baik karena pandemi virus Corona (Covid-19) yang melanda dunia, petani kelapa khususnya di Kepri harus tetap bertani untuk ketersediaan pangan dunia.

“Kita (karantina pertanian) akan tetap melayani untuk memastikan kesehatan dan keamanan komoditas pertanian yang akan anda lalu lintaskan,” ucapnya.

Sementara Pimpinan PT. Bionesia Organic Foods melalui Executive Shipper, Yovita mengatakan, produk kelapa olahan berupa santan kelapa organik asal Bintan, Provinsi Kepri yang dikemas dalam kaleng ini merupakan kedua kalinya di ekspor ke Jerman.

Pertama, pihaknya sudah mengekspor santan kelapa organik sebanyak 14.000 karton atau 33.600 Kilogram (Kg) senilai Rp630.260.400 tujuan Jerman pada (31/1/2020) lalu.

Sedangkan, yang kedua ini sebanyak 4.321 kaleng atau 24,8 ton dengan nilai invoice Rp672.903.936 tujuan yang sama.

Dia menjelaskan, yang di ekspor tersebut berupa Kokosmilch yang artinya, santan yang biasa digunakan untuk memasak atau keperluan santan lainnya, jenis yang encer dapat juga untuk diminum langsung.

Perlu diketahui, lanjutnya, bahan baku pembuatan Kokosmilch adalah buah kelapa yang sudah tua, yang dibeli dari kebun kelapa milik petani yang ada di Provinsi Kepri dan sekitarnya.

“Adanya perusahaan pengolahan kelapa ini merupakan angin segar bagi petani Kepri, karena kelapa tua mereka akan diterima perusahaan asalkan kebun mereka dikelola dengan baik, dan bebas pestisida dengan ambang batas tertentu sehingga bisa lulus uji organik,” jelasnya.

Wartawan: Amri
Editor: Roni


Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *