oleh

Diduga Jadi Tempat Kumpul Kebo, Pemko dan Penegak Hukum Diminta Tertibkan Kos-Kosan di Tanjungpinang


Tanjungpinang, KepriDays.co.id -Kos-kosan di Tanjungpinang diduga banyak yang dijadikan sebagai tempat kumpul kebo. Oleh karena itu, pemerintah dan aparat penegak hukum diminta melakukan penertiban kos-kosan di Tanjungpinang. Terlebih menjelang bulan suci Ramadhan.

Selain itu, kos-kosan dan perumahan-perumahan juga diduga dijadikan tempat tinggal pasangan yang hanya bermodalkan surat nikah siri atau nikah dibawa tangan.

“Banyak yang bermodalkan surat nikah siri tinggal serumah di kos-kosan atau di perumahan-perumahan. Ini sekarang banyak yang terjadi,” ujar Ketua Dewan Da’wah Islamiah Kota Tanjungpinang, Ustadz Dedi Sanjaya, Rabu (1/4/2020).

Padahal, kata dia, surat nikah siri tidak berlaku di Indonesia, yang berlaku adalah nikah KUA dan dibekali dengan buku nikah.

“Undang-undang kita buku nikah KUA, bukan surat nikah siri,” tegasnya.

Bahkan, tambahnya, ada juga pasangan kekasih satu rumah yang membekali diri dengan selembar kertas nikah siri padahal pasangan tersebut belum pernah melangsungkan pernikahan siri.

“Jadi, kita menduga surat itu adalah palsu atau dibuat-buat untuk mengelabui petugas,” katanya.

Dia juga meminta kepada aparat RT/RW Tanjunpinang untuk tegas terhadap warganya yang mengaku-ngaku nikah tanpa buku nikah dari KUA.

Wartawan: Amri
Editor: Ikhwan



Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *