oleh

137 Pelanggan Lapor, Jufri: Lonjakan Listrik Naik Tertinggi 300 persen

Tanjungpinang, KepriDays.co.id – Ada sebanyak 137 pelanggan mengadu ke Posko Pengaduan Badan Penyelesaian Sengketa Konsumen (BPSK) karena merasa dirugikan akibat naiknya tarif tagihan listrik di Provinsi Kepri secara tidak wajar.

Hal itu disampaikan oleh Koordinator Satgas Posko Pengaduan BPSK, Jufri Helmi, Kamis (2/7/2020) disalah satu kedai kopi di Tanjungpinang.

Sebenarnya, kata dia, pengaduan yang diterima secara langsung ke BPSK sebanyak 130. Namun dari hasil Rapat Dengar Pendapat (RDP) di DPRD Kepri kemarin ada 7, jadi total 137.

“Dari 137 ini rata-rata keluhanyanya kelonjakan tagian listik. Paling tertinggi lonjakan tarif listrik mencapai 300 persen,” ujarnya.

Sebelumnya, pihaknya telah mengadakan uji petik dengan melihat kWh meter mulai dari umurnya dan segala macamnya, serta melakukan pengukuran terhadap pemakaian-pemakaian pelanggan.

“Setelah itu barulah kita tampung bersama dan kita bahas, kita konfimasikan ke pihak PLN dan setelah selesai baru kita laporkan ke Dewan,” jelasnya.

Menurutnya, rekomendasi yang disampaikan kepada DPRD Kepri tidak lebih dari 20 poin. Namun, secara lengkapnya nanti DPRD Kepri yang menyampaikan atau mengekspos.

“Poin-poin yang kita sampaikan ke dewan tidak lebih dari 20 poin tetapi secara lengkapnya nanti Dewan yang mengekspos, kami hanya sebatas paska RDP saja,” ungkapnya.

Di tempat yang sama, anggota Komisi III DPRD Kepri, Lis Darmansyah membenarkan bahwa Satgas Posko Pengaduan BPSK telah melaporkan rekomendasi ke pihaknya. Namun, karena saat ini suasana reses sehingga belum bisa dibahas secara kelembagaan.

“Nanti setelah masuk baru kami bahas secara kelembagaan dan insyallah dalam satu atau dua hari klir lah pembahasan itu,” ucapnya.

Menurutnya, salah satu isi rekomendasi yang diterima oleh pihaknya adalah meminta pihak PLN untuk melakukan tera meteran pelanggan apakah masih layak pakai atau tidak.

“Intinya, teknis hasil RDP sudah dilaporkan insyallah nanti kami bahas temuan-temuan yang terjadi dilapangan dan selajutnya hasilnya kami ke pimpinan dan Gubernur Kepri.

Wartawan: Amri
Editor: Roni

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *