oleh

Terungkap Ini Sebab Kematian Bayi dalam Lemari di Tanjungpinang


Tanjungpinang, KepriDays.co.id-Penemuan mayat bayi di lemari kos-kosan Jalan DI. Panjaitan Kilometer 7, Gang Putri Delima III RT 01/RW 04, Kota Tanjungpinang, Provinsi Kepri sempat mengegerkan warga.

Hasil visum dari rumah sakit yang dibeberkan polisi, bayi itu meninggal karena kehabisan oksigen.

“Hasil visum tidak ada indikasi kekerasan, murni kehabisan oksigen karena disimpan dalam lemari,” ujar Kapolsek Tanjungpinang Timur AKP Firuddin melalui Kanit Reskrim IPDA Hendri, Sabtu (11/7/2020).

Bayi yang disimpan dalam lemari oleh wanita yang diduga ibu bayi berinisial LS, karena ada yang datang ke kosan sehingga langsung memasukkan bayi kedalam lemari karena malu.

“Ada setengah jam lebih bayi tersebut di lemari. Waktu itu, LS melahirkan di siang hari dan baru ketahuan magrib, karena ada tetangga yang melihat kedalam. Bayi sudah di kebumikan Kilometer 7, Tanjungpinang,” ucapnya.

Dia mengaku, bahwa hingga hari ini pihaknya belum bisa memintai keterangan LS dikarenakan masih dalam perawatan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Raja Ahmad Tabib (RAT), Tanjungpinang.

“Semalam saya kesana (RSUD RAT) masih lemas, belum di periksa,” tutupnya.

Sebelumnya, Lurah Melayu Kota Piring (MKP) Zulkifli dikagetkan dengan laporan penemuan mayat bayi tersebut.

Penemuan mayat bayi itu, berawal dari laporan warga setempat ketika hendak mencari kartu BPJS Kesehatan pemilik kos berinisial LS. LS sudah lebih dulu dibawa warga ke RSUD RAT karena mengeluh sakit.

Wartawan: Amri
Editor: Roni



Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *