oleh

Hadirnya Bandara Membuat Tambelan Jadi Baru

Tanjungpinang, KepriDays.co.id– Mantan Ketua Ikatan Kerukunan Tambelan (IKT) Jakarta dr.Bachtiar Moerad menyatakan kehadiran bandara di Tambelan menjadikan Tambelan akan menjadi baru. Daerah yang sebelumnya ditempuh 21-24 jam dengan menggunakan kapal laut jika sudah disinggahi pesawat hanya perlu waktu 1,15 jam.

“Artinya sudah banyak berubah dari sisi transportasi. Yang harus dipersiapkan adalah sumber daya manusia di Tambelan sendiri untuk menghadapi perubahan perubahan yang nanti akan terjadi ketika bandara itu sudah difungsikan dengan baik,” ujar Bachtiar saat diskusi daring bertema “Meneroka Bandara Tambelan” yang diadakan oleh Himpunan Mahasiswa Tambelan (HMT) Tanjungpinang, Selasa (28/07/2020)

Asisten Ekonomi dan Pembangunan Pemprov Kepri Syamsul Bahrum membuka seminar itu mewakili Gubernur Kepri. Pembicara lainnya Ketua IKT Jakarta Hasnidar Hasnan, Ketua IKT Natuna Izwar Asfawi, Ketua IKT Tanjungpinang Admadinata, dan Nukman Adnan, perwakilan IKT Pekanbaru.

Dalam kesempatan itu, Syamsul Bahrum menyatakan, sumber daya Tambelan yang ada saat ini sudah bagus. Tinggal bagaimana ke depan SDM di Tambelan siap dalam mengikuti perubahan perubahan ketika adanya bandara. Dalam proyeksi pemerintah,kata Syamsul, Tambelan bisa menjadi kawasan pariwisata ke depan dengan potensi yang ada saat ini.

“Tapi perlu dikemas dengan sebaik baiknya agar mampu menarik daya pikat investasi untuk mengembangkan Tambelan. Misalnya menjadi kawasan wisata, eco tourism dan pertanian,” kata Syamsul.

Sedangkan dari Pekanbaru, Nukman Adnan, yang merupakan anak dari mantan Bupati Kepulauan Riau Adnan Kasim, menyatakan siapapun nantinya yang dipilih menjadi nama Bandara Tambelan tidak ada masalah. Nama nama yang diusulkan masing masing daerah di Indonesia itu sudah bagus.

“Yang penting manfaat bandara bisa mempe cepat pembangunan di Tambelan,” kata Nukman. Jika pemerintah memiilih nama Adnan Kasim pihak keluarga, jelas Nukman, sangat mendukung.

“Karena almarhum Adnan Kasim memberikan banyak kontribusi untuk Kepulauan Riau, Riau dan Jambi. Nasionalisme untuk NKRI sangat luar biasa,” jelas Nukman.

Sementara menurut Ketua IKT Jakarta, Hasnidar Adnan, bandara Tambelan harus memberikan manfaat untuk warga Tambelan. “Kami memang mengusulkan Datuk Kaya Hasnan.Karena jasa beliau untuk warga Tambelan juga banyak. Kami serahkan kepada pemerintah memilih mana yang terbaik untuk bandara itu,” kata Hasnidar.

Iswar Asfawi, dari Ketua IKT Natuna yakin pemerintah memberikan nama bandara Tambelan dengan serius. ” Yang penting adalah pengembangan bandara itu ke depan. Jangan sampai setelah diresmikan, lalu tak maksimal dalam pemanfaatannya. Itu yang harus kita pikirkan bagaimana hadirnya bandara memberikan dampak positif untuk perekonomian Tambelan,” ujar Iswar.

Bandara Tambelan yang sudah selesai dibangun saat ini sepenuhnya menggunakan dana APBN senilai lebih dari Rp300 miliar.(*)



Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *