oleh

Ini Klaster Besar Penambahan Covid-19 di Kota Tanjungpinang


Tanjungpinang, KepriDays.co.id -Pemerintah Kota Tanjungpinang merilis penambahan covid-19 yang cukup mengejutkan masyarakat. Betapa tidak, dalam rilis ini telah terjadi penambahan sebanyak 37 orang pasien positif Corona atau covid-19 di Kota Tanjungpinang. Sehingga total menjadi 71 orang positif degankasus aktif sebanyak 42 orang.

“Kami sampaikan penambahan 37 kasus baru terkonfirmasi positif Covid-19 sebagaimana hasil pemeriksaan swab dengan metode PCR yang baru kami terima dari BTKL PP Batam,” ujar Plt Wali Kota Tannungpinang, Rahma dalam rilisnya yang diterima Kepridays.co.id. Sabtu (1/8/2020). 

Lalu klaster mana yang menyumbangkan banyak kasus tersebut? Rahma merinci penambahan kasus tersebut yang paling banyak adalah klaster Bhayangkara sebanyak 19 orang disusul klaster Pemprov Kepri 12 orang. Sisanya hanya kluster kecil.

Pertama, kata Rahma, terdapat penambahan dua kasus konfirmasi pada klaster Brigjen Katamso sebanyak yaitu nomor 35 atas berinisial Ny. NL (38 tahun) yang merupakan pegawai dilapangan Badminton Mahakam tempat kasus nomor 31 dan 33 latihan Badminton, serta kasus konfirmasi nomor 36 anak RS (11 tahun) yang merupakan keponakan dari kasus nomor 33 yang tinggal satu rumah.

Kedua, kasus nomor 37 berinisial Tn. EY (30 tahun) yang merupakan anggota TNI yang sedang bertugas dari Malang ke Tanjungpinang, skrining rapid tes reaktif dan dilanjutkan dengan pemeriksaan PCR dengan hasil positif Covid-19.

Ketiga, kasus konfirmasi nomor 38, Ny. RA usia 32 tahun, guru SD honorer, beralamat di Tanjung Unggat tidak ada riwayat bepergian, namun karena mempunyai keluhan demam, batuk, pilek, sakittenggorokan dan sesak sehinga pasien berobat dan dirawat di RSUD tanjungpinang, rapid tes reaktif dan dilanjutkan dengan swab yang hasilnya dinyatakan positif Covid-19 pada pemeriksaan PCR.

Keempat, terdapat penambahan 19 kasus konfirmasi Covid-19 yang merupakan lanjutan dari klaster Bhayangkara di Batam yaitu kasus nomor 39 berinisial Tn. UP (25 tahun), kasus nomor 40 inisial Tn. AY (36 tahun), kasus nomor 41 inisial Tn. AW (23 tahun), kasus konfirmasi nomor 42 inisial Tn. AA (37 tahun), kasus konfirmasi nomor 43 inisial Tn. SS (38 tahun), kasus konfirmasi nomor 44 inisial Tn. MC (40 tahun), kasus konfirmasi nomor 45 inisial Tn. RR (33 tahun), kasus konfirmasi nomor 46 inisial Tn. Jw (57 tahun), kasus konfirmasi nomor 47 inisial Tn. MA (28 tahun), kasus konfirmasi nomor 48 inisial Tn. Ja (34 tahun), kasus konfirmasi nomor 49 inisial Tn. MY (24 tahun), kasus konfirmasi nomor 50 inisial Nn. NF (23 tahun), kasus konfirmasi nomor 51 inisial Tn. LS (46 tahun), kasus nomor 52 inisial Tn. RS (35 tahun), kasus konfirmasi nomor 53 inisial Ny. MA (24 tahun), kasus konfirmasi nomor 54 inisial Tn. RB (35 tahun), kasus konfirmasi nomor 55 inisial Tn. Su (41 tahun), kasus konfirmasi nomor 56 inisia Tn. GP (25 tahun), kasus konfirmasi nomor 57 inisial Tn. So (43 tahun).

Kelima, kasus konfirmasi Covid-19 klaster Pemerintah Provinsi Kepri berjumlah 12 orang yang merupakan rangkain dari acara pelantikan yang berlangsung 1 minggu terakhir. Adapun urutan nomor kasus konfirmasinya adalah sebagai berikut: Kasus konfirmasi bernomor 58 inisial Tn. Sy (43 tahun), nomor 59 inisial Tn. HU (23 tahun), nomor 60 inisial Ny. RR (25 tahun), nomor 61 inisial Tn. DP (27 tahun), nomor 62 inisial Ny. WH (39 tahun), nomor 63 inisial Tn. HA (49 tahun), nomor 64 inisial Tn. AA (40 tahun), nomor 65 inisial Tn BH (54 tahun), nomor 66 inisial Ny. FA (36 tahun), nomor 67 inisial Tn. SM (65 tahun), nomor 68 inisial Tn. As (32 tahun) dan nomor 69 inisial Tn. Is (59 tahun).

Keenam, untuk kasus terkonfirmasi Covid-19 dengan nomor 70 adalah seorang perempuan dan ibu rumah tangga berinisial Ny. Mu (57 tahun) beralamat di jalan Pramuka, Kelurahan Tanjung Ayun Sakti.

Pada pertengahan bulan Juli 2020 yang bersangkutan sempat dirawat di RSAL untuk melakukan transfusi darah yang sering dilakukannya, namun pada tanggal 24 Juli 2020 pasien ini pingsan dan sesak nafas, dilakukan rapid tes reaktif dan dilanjutkan dengan pemeriksaan swab hidung tenggorokan hasil PCR positif pada tanggal 1 Agustus 2020.

Ketujuh, kasus konfirmasi Covid-19 nomor 71 adalah seorang laki-laki berinisial Tn. BS (19 tahun) yang tinggal di jalan Pramuka, yang bekerja pada sebuah yayasan. Yang mana pada minggu kedua bulan Juli melakukan perjalanan untuk keperluan tugas ke Pekanbaru selama tiga hari. Pasien mengikuti skrining rapid tes pada tanggal 26 Juli 2020 dengan hasil reaktif dan keesokan harinya dilakukan swab dua hari berturut-turut hasil PCR dinyatakan positif pada hari ini tanggal 1 Agustus 2020.

Menurut Rahma Dinas Kesehatan Pengandalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kota Tanjungpinang bersama-sama Tim Gerak Cepat Covid-19, Rumah Sakit, Puskesmas, Dinas Kesehatan Provinsi Kepri dan seluruh stakeholder terkait telah melakukan upaya pencegahan dan pengendalian penyebaran Covid-19 di tengah masyarakat secara massif dan terkoordinir berdasarkan kaidah-kaidah penanggulangan wabah yang telah di tetapkan oleh Kementerian Kesehatan RI.

Dalam hal ini pengendalian Covid-19 telah dilaksanakan melalui upaya tracing penderita baik itu dari kontak primer maupun kontak sekunder dari
terkonfirmasi, yang dilanjutkan dengan swab pada kasus kontak erat dengan kasus-kasus konfirmasi.

Kepada seluruh masyarakat, dunia usaha, tempat ibadah, pasar, swalayan, perkantoran dan seluruh tempat-tempat yang membuat adanya penumpukan massa agar senantiasa melaksanakan upaya-upaya pencegahan penularan Covid-19 agar selalu memakai masker bila keluar rumah, menjaga jarak (tidak ada kontak fisik, tidak bersalaman, jarak minimal 1 meter) dan sesering mungkin mencuci tangan
dengan sabun.

“Masyarakat adalah lini terdepan dalam pencegahan penularan Covid-19. Semoga Allah SWT senantiasa melindungi kita semua. Demikian Pers Rilis ini disampaikan untuk dapat dimaklumi dan menjadi perhatian kita bersama,” tutupnya.

Wartawan: Amri
Editor: Ikhwan



Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *