oleh

Rudapaksa Anak Bawah Umur, Pria Beristri di Tangkap di Riau, Berikut Kronologisnya

Tanjungpinang, KepriDays.co.id -Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Kepolisian Resor (Polres) Tanjungpinang menangkap seorang pria beristri inisial PA (21). Dia diduga merudapaksa anak bawah umur di sebuah gubuk kosong di jalan Panglima Dompak.

“Pelaku kita tangkap pada hari Kamis, 13 Agustus 2020 sekitar pukul 10.00 WIB di Pulau Muda, Teluk Meranti, Povinsi Riau,” ujar Kapolres Tanjungpinang AKBP Muhammad Iqbal melalui Kasat Reskrim Tanjungpinang AKP Rio Reza Parindra, Selasa (18/8/2020.

Penangkapan yang dilakukan atas adanya informasi yang diterima oleh pihaknya pada, Rabu 12 Agustus 2020 sekitar pukul 12.00 WIB. Setelah itu dilakukan penyelidikan dan diketahui pelaku sedang berada di Pulau Muda, Teluk Meranti, Riau.

Kemudian, Tim Jatanras Sat Reskrim Polres Tanjungpinang berangkat ke alamat tersebut dan setibanya disana tim langsung berkoordinasi dengan Anggota Polsek Teluk Meranti.

“Kamis 13 Agustus 2020 Sekitar pukul 10.00 WIB tim menuju ke alamat tersebut dan langsung mengamankan pelaku yang sedang bekerja di sebuah perusahaan kayu yang beralamat di Pulau Muda, Kecamatan Teluk Meranti,” jelasnya.

Dari hasil Introgasi petugas, pelaku juga membawa istrinya berinisial AM (16) yang juga di bawah umur ke Pulau Muda, Teluk Meranti, Riau dari Kota Tanjungpinang. Selanjutnya, pelaku dan istrinya dibawa Ke Makopolres Tanjungpinang melalui jalur laut guna pemeriksaan lebih lanjut.

Adapun kronologisnya, pada hari Kamis tanggal 02 April 2020 sekira pukul 19.00 WIB pelapor atau korban yang merupakan anak bawah umur habis kerja kelompok di rumah temannya yang terletak di jalan Panglima Dompak dan pelapor menghubungi pelaku untuk meminta tolong kepada pelaku agar pelaku bisa mengantarkan pelapor ke rumahnya.

Pelaku datang, kemudian pelapor dan pelaku pergi meninggalkan rumah teman pelapor, namun pelaku tidak langsung mengantar pelapor pulang ke rumah melainkan dibawa kesebuah gubuk kosong yang ada di depan rumah teman pelaku yang terletak di jalan Panglima, Dompak.

Disana, pelaku meminta pelapor untuk menunggu di gubuk tersebut, sedangkan pelaku pergi kerumah temannya untuk memperbaiki sepeda motornya.

Sekitar pukul 19.30 WIB pelaku datang kembali ketempat pelapor atau korban menunggu, setelah itu pelaku mengatakan kepada pelapor untuk menunggu sebentar karena kawan pelaku sedang keluar.

Kemudian, antara pelaku dan pelapor duduk mengobrol dan setelah itu korban merasa pusing dan tak sadarkan diri dan setelah sadar pelapor kaget karena pelapor dan pelaku sudah sama-sama tidak menggunakan pakaian dan dari kemaluan pelapor pun juga mengekuarkan darah.

Lalu, korban menanyakan kepada pelaku apa yang telah terjadi dan pelaku pada saat itu hanya ketawa dan mengatakan dia sudah puas. Setelah itu pelaku baru mengatarkan pelapor pulang kerumahnya yang terletak di Kilomer 12 Tanjungpinang.

Wartawan: Amri

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.