oleh

Pesantren Modern Al-Kautsar Tanjungpinang Peringati Hari Santri Nasional dengan Hadirkan KPAI

Tanjungpinang, KepriDays.co.id-Hari Santri Nasional (HSN) yang diperingati setiap tanggal 22 Oktober setiap tahunnya ini, ikut diperingati oleh santri dan santriwati Pondok Pesantren Modern Al-Kautsar Kota Tanjungpinang. Pesantren ini beralamat lengkap di Kp. Sidomulyo, RT. 02/RW. 13 Kel. Batu IX, Kec. Tanjungpinang Timur Kota Tanjungpinang Provinsi Kepulauan Riau. Rangkaian peringatan HSN tahun 2020 di Pesantren yang diasuh oleh KH. Muhammad Supeno telah menghadirkan Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) untuk memberikan seminar pemenuhan hak dan perlindungan anak.

Ketua KPAI, Dr. Susanto, MA yang hadir dalam acara tersebut menyampaikan selamat Hari Santri Nasional 2020, dirinya ingin seluruh santri yang ada di pesantren Al-Kautsar tetap diberikan kesehatan oleh Allah Swt. di tengah wabah pandemi Covid-19 yang masih belum tahu kapan akan berakhir.

“Saya berdoa semua santri yang ada di Pesantren Al-Kautsar selalu diberikan Kesehatan. Pesantren itu, lekat dengan kesederhanaan tapi kuat dalam pembentukan karakter anak untuk sebuah tujuan. Ada empat karakter yang lekat di pesantren yaitu kedisiplinan, kuat prinsip untuk suatu tujuan, toleransi dan kebijaksanaan, “kata Susanto.

Komisioner KPAI Bidang Pornografi dan Cyber Crime Hj Margaret Aliyatul Maimunah, M.Si yang ikut mendampingi Ketua KPAI memberikan memotivasi kepada santri agar tidak minder menjadi santri, harus bangga menjadi santri karena santri itu hebat. Di negeri ini profesi apa saja ada yang berasal dari alumni pesantren dan hasil nya tidak kalah dari sekolah yang berasal dari luar pesantren. Syaratnya santri harus rajin belajar, berakhlak, beretika, bermoral, taat pada guru dan orang tua. Selain itu Margaret juga menyoroti terkait pemanfaatan gadget. Menurut dia gadget tidak hanya memiliki dampak positif bagi anak, tetapi di sisi lain memiliki dampak negatif terhadap tumbuh kembang anak.

“Seiring dengan mudahnya akses anak terhadap gadget dan internet. Hal ini tentu saja menjadi perhatian penting bagi banyak pihak, khususnya orangtua. Bagaimanapun kendali orangtua sangat penting dalam pengawasan dan kontrol terhadap anak dalam penggunaan gadget. Orangtua agar mengutamakan komunikasi dan diskusi. Arahkan anak kepada hal positif serta bangun komitmen yang baik dengan anak dalam pengaturan penggunaan gadget maupun game online, ” Pungkas Margaret.

Kegiatan seminar yang dilakukan dengan tetap menerapkan protokol Covid-19 yang dipandu Dr. Lutfi Humaidi, S.I.Kom., M.Sc. ini selain dihadiri santri juga dihadiri oleh ustad dan ustadha Al-kautsar, masyarakat lingkungan pesantren, organisasi IPNU, IPPNU Kota Tanjungpinang, Fatayat NU Kota Tanjungpinang dan GP Ansor Kota Tanjungpinang. (*)



Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *