oleh

Tanjungpinang Raih Penghargaan Proklim Tingkat Nasional

Tanjungpinang, KepriDays.co.id -Pemerintah Kota (Pemko) Tanjungpinang, Provinsi Kepri meraih penghargaan Pembinaan Program Kampung Iklim (Proklim) tingkat Kota  tahun 2020 dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) Republik Indonesia (RI).

Apresiasi pembinaan proklim diberikan kepada Wali Kota Tanjungpinang, Rahma atas penetapan kebijakan dan peraturan serta secara aktif melaksanakan pembinaan dan pendampingan untuk mendukung pelaksanaan Proklim diwilayah Tanjungpinang yang menjadi kontribusi nyata pemerintah daerah dalam upaya pengendalian perubahan iklim.

Selain itu, tiga Kelurahan di Tanjungpinang juga menerima Apresiasi Proklim utama tingkat nasional tahun 2020 yaitu, RW. VI Kelurahan Bukit Cermin, Kecamatan Tanjungpinang Barat terpilih sebagai lokasi terbaik dengan menerima penghargaan berupa trophy, sertifikat, dan insentif.

Selanjutnya, RW. XII Kelurahan Batu IX, Kecamatan Tanjungpinang Timur dan RW. 3, Sungai Ladi, Kelurahan Kampung Bugis, Kecamatan Tanjungpinang Kota mendapat penghargaan Proklim utama berupa sertifikat.

Penyerahan apresiasi dilakukan dalam acara Puncak kegiatan Festival Iklim Tahun 2020 dan diumumkan secara virtual oleh Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI melalui Sekretaris Jenderal Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Bambang Hendroyono.

Penghargaan itu diterima secara simbolis oleh Sekda Kota Tanjungpinang, Teguh Ahmad Syafari didampingi Kepala Dinas Lingkungan Hidup Hendri, secara virtual melalui video conference dari ruang rapat kantor Wali Kota Tanjungpinang, Senggarang, Jumat (23/10/2020).

Bambang mengatakan, festival iklim 2020 telah dibuka pada 7 Oktober lalu dan akan berakhir 27 Oktober 2020.

“Tahun ini, tema festival disesuaikan dengan situasi yang kita hadapi saat ini yaitu penguatan aksi adaptasi dan mitigasi perubahan iklim di masa pandemi virus Corona atau Covid-19,” ujarnya secara virtual dalam sambutannya.

Di hari puncak festival iklim ini, pihaknya berikan penghargaan Proklim untuk daerah yang memiliki inisiatif, komitmen, dedikasi, serta diwujudkan dalam langkah nyata upaya pengendalian perubahan iklim yang dilakukan.

Seperti, menanam, menghijaukan, menghutankan kembali, memilah sampah, menghemat pemakaian listrik dan air, tidak membakar sampah, hutan dan lahan, serta meningkatkan ketahanan pangan dan bencana adalah contoh-contoh dasar dalam program kampung iklim.

“Apa yang dilakukan tidak besar, namun spesial karena memiliki daya ungkit dan angkat yang sangat kuat ketika bergotong-royong melakukan hal yang sama,” ucapnya.

Sementara, Teguh mengapresiasi tiga Kelurahan di Tanjungpinang yang telah berhasil meraih penghargaan kampung iklim terbaik di tingkat nasional.

“Alhamdulillah, Tanjungpinang berhasil menerima penghargaan Proklim. Semoga prestasi ini bisa terus ditingkatkan dan menjadi motivasi bagi kita semua dalam mempertahankan iklim di lingkungan kita,” harapnya menutup.

Wartawan: Amri



Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *