oleh

Rini Pratiwi Ditetapkan Tersangka, Ade Angga: Kedepankan Asas Praduga Tak Bersalah

Tanjungpinang, KepriDays.co.id -Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Tanjungpinang, Rini Pratiwi ditetapkan tersangka kasus dugaan ijazah palsu oleh Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Kepolisian Resor (Polres) Tanjungpinang.

Menanggapi hal itu, Wakil ketua I DPRD Kota Tanjungpinang, Ade Angga mengatakan DPRD menghormati proses hukum yang berlaku.

“Kita hormati proses hukum yang berlaku,” ujar Ade, Rabu (28/10/2020) kepada Kepridays.co.id.

Kemudian dia meminta semua pihak tetap mengedepankan asas praduga tak bersalah. Sebeb, yang bersangkutan belum tentu bersalah.

“Kami minta kita semua tetap kedepankan asas Praduga Tak Bersalah. Rini belum tentu bersalah,” ucapnya.

Sebelumnya, Rini Pratiwi dilaporkan oleh Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kota Tanjungpinang-Bintan atas dugaan penggunaan ijazah palsu ke Sat Reskrim Polres Tanjungpinang pada, Senin (9/3/2020) silam. Ijazah yang diduga palsu tesebut yakni ijazah S-1 dan S-2.

Setelah itu, Rini Pratiwi ditetapkan tersangka pada, Selasa (20/10/2020) kemarin.

Wartawan: Amri
Editor: Ikhwan



Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *