oleh

36 Orang Tim Terpadu P4GN Dikukuhkan Walikota Tanjungpinang

Tanjungpinang, KepriDays.co.id – Badan Kesatuan Bangsa, Politik dan Pemberdayaan Masyarakat Kota Tanjungpinang Menggelar Kegiatan Peningkatan Kesadaran Bela Negara Pengukuhan Tim Terpadu P4GN Kota Tanjungpinang dan Sosialisasi Inpres No.2 Tahun 2020, Selasa (1/12) kemarin di Aula Sultan Sulaiman Badrul Alamsyah, Kantor Walikota Tanjungpinang.

Walikota Tanjungpinang Hj. Rahma, S. IP mengukuhkan 36 orang Tim Terpadu P4GN Kota Tanjungpinang yang terdiri dari unsur Pemerintah Kota Tanjungpinang, TNI/Polri dan BNN Kota Tanjungpinang.

Pengukuhan ini berdasarkan Instruksi Presiden No.2 Tahun 2020 Tentang Rencana Aksi Nasional P4GN Tahun 2020-2024, Peraturan Menteri Dalam Negeri No.11 Tahun 2019 Tentang Perangkat Daerah yang melaksanakan urusan pemerintahan di bidang Kesbangpol, Peraturan Menteri Dalam Negeri No.12 Tahun 2019 Tentang Fasilitasi Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika dan Prekursor Narkotika dan Peraturan Walikota Tanjungpinang No.50 Tahun 2019 Tata Cara Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika, Psikotropika dan Zat Adiktif Lainnya di Kota Tanjungpinang

Rahma mengatakan bela negara adalah sebuah konsep patriotisme seseorang, suatu kelompok atau seluruh komponen dari suatu negara, dalam kepentingan mempertahankan eksistensi negara dan ancaman baik fisik maupun nonfisik, sedangkan kesadaran bela negara itu hakikatnya nya adalah kesediaan berbakti pada negara dan kesediaan berkorban membela negara

“Bela negara ini tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah pusat saja akan tetapi pemerintah daerah dan seluruh elemen masyarakat ikut terlibat didalamnya dan bela negara tidak hanya mempertahankan eksistensi negara dari ancaman fisik saja tapi juga ancaman nonfisik,” ungkapnya.

Rahma juga menambahkan peredaran dan penyalahgunaan narkoba merupakan ancaman nonfisik terhadap eksistensi bagi suatu bangsa istilah narkoba sudah tidak asing lagi, narkoba adalah akronim dari narkotika, psikotropika dan obat terlarang

“Bahkan kita pun sudah familiar tentang bahaya narkoba bagi kehidupan kita, penyalahgunaan narkoba mampu menghancurkan generasi suatu bangsa dan tidak main-main hukuman atau sanksi pidana untuk bandar dan pemakai narkoba di Indonesia sangatlah berat. Tetapi kita saksikan bersama masih ada saja yang mengedarkan dan menyalahgunakan narkoba di negara kita,” tambahnya

Rahma menjelaskan melalui peraturan Menteri Dalam Negeri No.12 tahun 2019 tentang fasilitasi pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika dan prekursor narkotika, mengamanatkan pemerintah daerah untuk melakukan fasilitasi pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba bersama BNN dengan melibatkan unsur TNI dan Polri juga dipertegas kembali dengan Instruksi Presiden Nomor 2 tahun 2020 tentang Rencana Aksi Nasional P4GN Tahun 2020-2024

“Pemerintah Kota Tanjungpinang terus berkomitmen terhadap pelaksanaan P4GN dengan telah menerbitkan Peraturan Walikota Tanjungpinang No.50 tahun 2019 dan membentuk tim terpadu P4GN Kota Tanjungpinang yang baru saja saya kukuhkan berdasarkan surat keputusan Walikota No.371 tahun 2020,” jelasnya

Rahma berharap untuk kedepannya dengan tim terpadu ini pelaksanaan fasilitasi pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika di Kota Tanjungpinang lebih terkoordinasi dengan baik

“Untuk para kepala OPD/Camat untuk melakukan pencegahan dan mengidentifikasi potensi penyalahgunaan narkoba di unit kerjanya masing-masing dengan membuat rencana aksi dalam bentuk propaganda atau diseminasi P4GN dan diharapkan sesuai amanat Instruksi Presiden No.2 tahun 2020 masing-masing OPD untuk tahun 2020 ini dapat melakukan tes urin minimal 2% dari jumlah staf di OPDnya dengan mandiri dan pelaksanaan tes urin ini dapat berkoordinasi dengan BNN melalui badan Kesbangpol Kota Tanjungpinang,” harapnya

Sementara, Kepala Kesatuan Bangsa, Politik, dan Pemberdayaan Masyarakat, Achmad Nur Fatah mengatakan tujuan pelaksanaan kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pemahaman tim terpadu P4GN tentang kesadaran bela negara dalam mencegah dan memberantas Narkoba

“Untuk meningkatkan koordinasi peranan tugas dan fungsi tim Terpadu P4GN Kota Tanjungpinang dan mewujudkan Kota Tanjungpinang bebas dari narkoba,” ungkapnya.

Editor: Roni


Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *