oleh

Tersangka Korupsi Pajak Yudi Ramdani Ditahan Jaksa Tanjungpinang

Tanjungpinang, KepriDays.co.id – Oknum Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Kota (Pemko) Tanjungpinang, Yudi Ramdani akhirnya ditahan Kejaksaan Negeri (Kejari) Tanjungpinang, Rabu (24/2/2021).

Terlihat, Yudi datang ke Mapolres Tanjungpinang mengenakan baju warna coklat, celana hitam dan masker hitam dan awak mediapun mencoba melayangkan bebera pertanyaan.

“Nunggu pengacara saya aja,” jawab Yudi sambil berjalan menuju ruang tahanan Polres Tanjungpinang.

Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Tanjungpinang melalui Kasi Pidsus, Aditya Rakatama mengatakan, pihaknya menitipkan tersangka untuk sementara waktu di penjara atau ruang tahanan Mapolres Tanjungpinang.

“Selama 20 hari kedepan, kita titipkan ke Mapolres dan kita juga sudah mengikuti prosedur,” ucapnya.

Sebelum dilakukan penahanan, tersangka dilakukan pengecekan kesehatan yakni test antigen dan hasilnya negatif virus Corona atau Covid-19.

“Kesehatannya aman, tekanan darah dan tensi normal,” ungkapnya.

Dia menjelaskan, kenapa tersangka tidak di tahan di Rumah Tahanan (Rutan) karena Kemenkum HAM mempuyai kebijakan terkait tidak memperbolehkan tersangka ditahan apabila belum tahap II selesai.

“Tidak ditahan di Rutan, karena ada beberapa ketentuan dari Kemenkumham yang tidak memperbolehkan tersangka kalau belum tahap II ditahan di rutan,” ungkapnya.

Dia menambahkan, sore ini pihaknya berencana akan melakukan press rilis terkait kasus tersebut.

“Ntar rencana jam 16.00 press release,” tutupnya.

Sebelumnya, Yudi menjabat sebagai Kepala Bidang (Kabid) Aset pada Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Tanjungpinang dan ditetapkan tersangka kasus dugaan korupsi pajak Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) di Badan Pengelolaan Pajak dan Retribusi Daerah (BP2RD) Kota Tanjungpinang pada 17 Desember 2020 lalu.

Dan, saat ini Yudi menjabat sebagai Kabid Perlindungan dan Jaminan Sosial pada Dinas Sosial (Dinsos) Kota Tanjungpinang.

Watawan: Amri
Editor: Roni



Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *