oleh

Komunitas Kedai Kopi Tanjungpinang Sampaikan Terima Kasih ke Rahma

Tanjungpinang, KepriDays.co.id -Pada Bulan Suci Ramadhan 2021, Pemerintah Kota (Pemko) Tanjungpinang sebelumnya mewacanakan pembatas jadwal operasional kedai kopi yang ada di Kota Tanjungpinang hingga pukul 21.30 WIB dan setelah itu tidak ada aktifitas.

Selain kedai kopi, wacana pembatasan operasional itu juga diberlakukan untuk Tempat Hiburan Malam (THM) baik mall, cafe dan lainnya.

Namun wacana tersebut tidak jadi diberlakukan terlihat dari Surat Edaran (SE) Wali Kota Tanjungpinang Nomor : 331.1/479/6.2.03/2021 tentang Pengaturan Jam Operasional Tempat Hiburan dan Rumah Makan atau sejenisnya pada bulan Ramadhan 1442 H ini.

Adapun pengaturan jam operasional tempat hiburan dan rumah makan atausejenisnya bagi usaha tertentu selama bulan Ramadhan tersebut sebagai berikut.

Pertama, untuk menghormati bulan Ramadhan diminta kepada
seluruh pemilik usaha tempat hiburan seperti karaoke, bilyard, warunginternet, spa, pijat refleksi dan bioskop ditutup selama 5 hari dengan ketentuan sebagai berikut:

Pengaturan jam operasional tempat hiburan dan rumah makan atau sejenisnya bagi usaha tertentu selama bulan Ramadhan yakni dua hari diawal Ramadhan atau 30 Sya’ban dan 1 Ramadhan, satu malam dipertengahan bulan Ramadhanatau Nuzul Qur’an dan dua hari pada akhir bulan Ramadhan.

Kedua, sehubungan dengan ketentuan tersebut maka, waktu jamoperasional selama bulan Ramadhan adalah sebagai berikut:

“Tempat hiburan seperti karaoke, bilyard, warung internet, spa, pijat refleksidan bioskop kecuali pijat tunanetra mulai beroperasi pukul 09.00-16.00 WIB dan pukul 21.00-24.00 WIB,” jelasnya dalam SE yang diterima Kepridays.co.id, Kamis (8/4/2021).

Sedangkan, usaha tempat hiburan diskotik, club malam, pub, bar, panti pijat dantempat ketangkasan dan sejenisnya ditutup selama bulan Ramadhan, kecuali fasilitas hotel dapat beroperasi selama bulan
Ramadhan mulai pukul 21.00-24.00 WIB.

Ketiga, jenis usaha rumah makan
atau sejenisnya seperti restoran, pujasera dan cafe yang dilengkapi dengan fasilitashiburan TV, karaoke dan orgen tunggal hanya dapat mengaktifkan peralatan musiknya tanpa bernyanyi denganmengatur volume suara untuk tidak mengganggu pelaksanaanibadah shalat tarawih dan tadarus mulai pukul 21.00-24.00 WIB.

Sementara rumah makan atau sejenisnya tetap dibuka penuh dan dilarangmenggunakan kain/tirai penutup.

Keempat, untuk tempat usaha jenis warung, toko, restoran, cafe untuk tidakmenjual minuman keras atau beralkohol dan minuman tradisional sejenis tuak selama bulan Ramadhan dan setelahRamadhan disesuaikan dengan peraturan Perundang-undangan.

“Bagi yang melanggar ketentuan tersebut akan dikenakan sanksi sesuai dengan peraturan Perundang-undangan dan bagi pemilik usaha wajib menyediakan tempat cuci tangan atauhand sanitizer yang memenuhi standar kesehatan serta menghimbau pengunjung agar menjaga jarak dan wajib menggunakan masker,” jelas dalam SE tersebut.

Sementara Komunitas Kedai Kopi Tanjungpinang menyambut baik SE Walikota tersebut, dan mengucapkan terimakasih kepada Pemko Tanjungpinang.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Ibu Walikota atas perhatiannya terhadap suara dari kami selaku Komunitas Kedai kopi Tanjungpinang,” ucap Koordinator Komunitas Kedai Kopi Tanjungpinan, Syahri Dharma Putra, Kamis (8/4/2021) saat dikonfirmasi.

Pada intinya, kata dia, pihaknya siap bersinergi untuk sama-sama mensukseskan program pemerintah dalam menangani atau memberantas penyebaran virus Corona atau Covid-19 di kota ini.

Sebelumnya, Komunitas Kedai Kopi Tanjungpinang tidak menyetujui atas wacana Pemko Tanjungpinang untuk melakukan penutupan kedai kopi pukul 21.30 WIB tidak disetujui.

Wartawan: Amri
Editor: Roni



Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *