oleh

Antisipasi Dini Dekadensi Moral Anak Bangsa

Karimun, KepriDays.co.id – Didepan Tokoh Masyarakat, Alim Ulama Cerdik Pandai, Ibu – Ibu PKK, Pemuda, dan warga RT 01 / RW 02, Kel. Baran Timur, Kec. Meral, Kab. Karimun, Provinsi Kepulauan Riau, Sabtu (22/5/2021), H. Dharma Setiawan selaku Anggota Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia ( DPD RI ) melakukan sosialisasi 4 pilar kebangsaan.

Adapun empat pilar itu, yakni, Pancasila – UUD 1945 – NKRI – Bhinneka Tunggal Ika. Dharma mengatakan, Empat Pilar ini disosialisasikan terus menerus karena lemahnya penghayatan terhadap muatan dari Pancasila, sebab Pancasila merupakan Pandangan Hidup Bangsa, Dasar Negara Indonesia dan sebagai Sumber Hukum Dasar Nasional dalam tata hukum di Negara Indonesia.

Dharma berpendapat dalam era reformasi ini tumbuh subur sikap individualisme dan Pancasila semakin terpinggirkan. Pada era Orde Baru, segala tindakan yang dilakukan untuk mengkritisi Pemerintah disebut anti Pancasila.

Sehingga Pancasila seolah-olah dijadikan sebuah kesalahan dan pada akhirnya semua hal yang berbau Pancasila semuanya harus dihapus, sehingga diperlukan suatu bentuk kegiatan agar pemahaman tentang Pancasila, Undang Undang Dasar 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia dan Bhinneka Tunggal Ika dirasa perlu untuk dipahami oleh setiap Warga Negara Indonesia.

“Hal tersebut selaras dengan Ketetapan MPR RI yang menempatkan Pancasila sebagai dasar Negara, UUD RI Tahun 1945 sebagai Konstitusi Negara dan NKRI sebagai bentuk Negara, dan Bhinneka Tunggal Ika sebagai Semboyan Negara,” kata Dharma.

Lebih lanjut, Dharma menjelaskan, empat pilar adalah tiang penyangga yang kokoh (soko guru) agar rakyat Indonesia merasa nyaman, aman, tenteram dan sejahtera serta terhindar dari berbagai gangguan dan bencana yang terkait ideologi Bangsa.

Disampaikan pula oleh Dharma bahwa Empat Pilar tersebut merupakan prasyarat minimal bagi bangsa Indonesia untuk berdiri kukuh dan meraih kemajuan berlandaskan karakter kepribadian bangsa Indonesia sendiri.

“Setiap warga negara Indonesia harus memiliki keyakinan bahwa Empat Pilar MPR RI adalah prinsip moral keIndonesiaan yang dapat memandu tercapainya kehidupan bangsa yang merdeka, bersatu, berdaulat, adil dan makmur,” katanya.

Kemudian, Dharma juga mengatakan, Bangsa Indonesia Dalam kehidupan yang pluralitas ini tidak hanya sebatas geografis, namun keberagaman ditunjukkan dengan beraneka suku, adat, tradisi budaya, bahasa etnis maupun agama

Dengan kondisi yang demikian kemungkinan menghadapi berbagai perbedaan dan ancaman yang harus dihindari. Masuknya organisasi-organisasi radikal yang membawa ideologi bertentangan dengan nilai-nilai Pancasila tetap harus selalu diwaspadai agar kehidupan Berbangsa dan Bernegara tetap kondusif.

“Untuk itu maka diperlukan adanya konsepsi kehidupan Nasional supaya keanekaragaman tersebut dapat menjadi satu pemahaman yang sama. Keanekaragaman tersebut telah disatukan ke dalam Bhinneka Tunggal Ika,” imbuh Anggota DPD RI Provinsi Kepulauan Riau yang lebih akrab dipanggil Bang Haji ini.

“Saya berharap Sosialisasi Empat Pilar MPR RI untuk terus dilakukan oleh seluruh elemen Bangsa sesuai peran masing masing dan kita semua wajib memupuk nilai-nilai kebersamaan, kepedulian, rasa persaudaraan dan kebersamaan bertekad untuk mewujudkannya dalam kehidupan sehari hari. Semoga Wabah Covid ini segera berakhir dan Bangsa Indonesia dapat kembali menata kehidupan yang lebih baik,” tambahnya lagi.

Editor: Roni

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *