oleh

Pemerintah Diminta Rumuskan Solusi Harga GeNose-19 Tidak Memberatkan Rakyat

Tanjungpinang, KepriDays.co.id – Anggota Komisi II DPRD Provinsi Kepri, Rudi Chua, meminta Pemerintah Provinsi Kepri merumuskan solusi agar harga GeNose-C19 tidak memberatkan masyarakat.

“Harga sekali GeNose-C19 sebesar Rp 40 ribu, tentunya sangat memberatkan masyarakat yang akan melakukan perjalanan khususnya antar pulau,” kata Rudi di Tanjungpinang kemarin.

Ia mencontohkan, seperti warga Kota Tanjungpinang yang bekerja di Kota Batam ketika akan pulang setiap akhir pekan akan menghabiskan biaya sebesar Rp 300 ribu setiap bulannya, untuk biaya GeNose-C19 ini.

“Angka ini tentu cukup memberatkan. Hal ini tentunya harus menjadi perhatian Pemerintah Provinsi, bagaimana mengkomunikasikan ke Kimia Farma agar harga GeNose tidak memberatkan masyarakat,” harapnya.

Rudi juga meminta agar Pemprov Kepri untuk menjamin ketersediaan alat tes GeNose-C19 yang cukup di setiap pelabuhan di Provinsi Kepri.

Hal ini menanggapi diperpanjangnya pemberlakukan tes PCR, antigen, dan GeNose-C19 oleh Gubernur Kepri, Ansar Ahmad kepada masyarakat yang akan bepergian menggunakan transportasi laut.

“Ketersediaan alat yang cukup ini harus menjadi perhatian. Karena ini justru dapat menimbulkan kerumunan dan memperpanjang waktu tunggu yang dapat menimbulkan ketidaknyamanan bagi calon penumpang,” ujarnya lagi.

Namun Rudi, sangat mendukung langkah Pemprov Kepri yang memperpanjang penerapan tes PCR, antigen, dan GeNose-C19 untuk perjalanan antar pulau di wilayah Provinsi Kepri.

“Karena ini akan sangat bermanfaat untuk memutus mata rantai penyebaran Covid,” ujarnya.

Sebelumnya, Gubernur Kepri, Ansar Ahmad memperpanjang aturan pemberlakukan penggunaan tes PCR, antigen atau GeNose-C19 bagi pelaku perjalanan antar wilayah di seluruh wilayah Provinsi Kepri terhitung, Selasa (18/5/2021).

Dengan aturan tersebut, mengakibatkan calon penumpang antar pulau terjebak antrian panjang di sejumlah pelabuhan di Kepri.

Seperti yang terjadi di Pelabuhan Sri Bintan Pura (SBP) Tanjungpinang, ratusan penumpang terlihat mengantri menunggu giliran untuk melakukan tes Covid-19. Bahkan anterian masih terlihat hingga siang ini.

Pihak pelabuhan SBP sebenarnya telah menyediakan empat alat GeNose Covid-19 yang dioperasikan, namun dengan banyaknya calon penumpang tidak bisa maksimal melayani karena penumpang yang cukup banyak sejak pagi.

Editor: Roni



Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *