oleh

Bertahan Hidup di Pandemi Covid-19, Jesi Rela Bantu Ibu Jualan Bensin Enceran

Tanjungpinang, KepriDays.co.id -Akibat pandemi Covid-19 tak berhenti sudah 2 tahun lamanya, menyebabkan penurunan ekonomi masyarakat khususnya di Tanjungpinang.

Jesi yang dulu bekerja di toko sayuran, kini terpaksa banting stir bantu ibunya berjualan bensin eceran di tepi jalan arah Ganet Kota Tanjungpinang.

Dampak dari Covid-19, mau tidak mau masyarakat harus bekerja keras karena kesulitan ekonomi dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Jesi yang berteduh dari terik panas dan hujan dalam pondok sederhana yang hanya beratapkan terpal, menunggu para pemilik kendaraan berhenti untuk mengisi bensin eceran yang dia jual.

Meski begitu, Jesi tampak sabar menanti para pembeli mulai dari pukul 12.00 WIB hingga malam pukul 19.00 WIB.

“Buat bantu-bantu orang tua juga bang, soalnya nyari uang dan pekerjaan di tengah pandemi ini agak susah,” ucapnya Kamis, (17/6/2021) sore.

Jesi menyebutkan selama pandemi dengan bermodal ijazah SMA, ia sangat sulit mencari pekerjaan. Sudah dari satu pintu toko ke toko yang lain ia jajali. Namun lowongan tidak ada.

“Saya coba lagi cari kerja sampai saat ini, kemarin sempat tanya-tanya kerja di batu 8, tapi belum ada panggilan bang,” ucapnya.

Jesi menyebutkan dirinya tidak malu berjualan bensin enceran, malah dapat menambah penghasilan. Namun tidak seberapa tapi setidaknya bisa membantu keluarga.

“Paling tidak untuk keperluan pribadi tidak minta orang tua lagi bang, karena ibu sendiri tidak ada pekerjaan lain sedangkan bapak saat ini supir angkot,” ucapnya.

Jesi berharap pandemi covid-19 cepat berlalu, sehingga ekonomi masyarakat bisa bangkit kembali. Para pengusaha bisa menerima lagi karyawan-karyawan untuk kerja. Satu-satu harapan selain bensin eceran, Jesi juga berharap ada bantuan dari pemerintah seperti tahun kemarin.

“Semoga aja ada bantuan pemerintah,” ucapnya.

Waratwan: Abu
Editor: Roni



Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *