oleh

Rehab Kantor DPRD Tanjungpinang Dibatalkan, Tahun Sebelumnya juga Diusulkan

Tanjungpinang, KepriDays.co.id-Rehabilitasi Kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Tanjungpinang 2021 dibatalkan. Alasannya karena refocusing anggaran. Anggaran rehab dialihkan untuk penanganan pandemi Covid-19. Meskipun lelang sudah selesai dilaksanakan dan tinggal tanda tangan kontrak.

“Rehab kantor DPRD itu usulan dari Sekretariat DPRD tentunya kepada kami karena yang bertanggungjawab terhadap kegiatan DPRD itukan Sekretariat DPRD,” ujar Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kota Tanjungpinang, Zulhidayat, Sabtu (4/9/2021) siang melalui sambungan telepon.

Sebenarnya, kata dia, usulan ini bukan hanya tahun ini. Tahun 2020 yang lalu juga sudah pernah muncul kegiatan tersebut, tetapi dikarenakan kebutuhan anggaran harus di prioritaskan untuk pandemi Covid-19, sehingga kegiatan juga di refocusing.

Selain itu, ada juga beberapa kegiatan usulan dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lain seperti perbaikan Aula Gedung Lima Lantai, perbaikan gedung sekretariat daerah.

“Nah, itu semua sudah sempat masuk, sudah sempat disetujui untuk dilaksanakan tetapi karena terjadi defisit anggaran akhirnya ditunda. Kita kan harus mencari prioritas yaitu untuk penanganan Covid-19. Jadi, itu terpaksa kita tunda dulu,” jelasnya.

Dia bersyukur saat ini pandemi Covid-19 sudah menunjukkan perbaikan. Muda-mudahan kedepan masyarakat Tanjungpinang tidak lalai dalam menerapkan protokol kesehatan.

“Kalau masyarakat kita lengah dan kasus Covid-19 naik lagi kita gak bisa membangun lagi loh. Dan, nanti kalau ada banjir sementara kami dituntut untuk mengatasi banjir seperti kemarin ada banjir masyarakat marah-marah kepada saya, pemerintah tak kerja katanya. Nah, kalau pemerintah tak ada uangnya macam mana, uang itukan dipakai untuk penanganan Covid-19 semua,” tegasnya.

Sebelumnya, kantor DPRD Kota Tanjungpinang batal rehabilitasi tahun ini. Padahal, lelang paket pekerjaan sudah selesai dilaksanakan dan sudah ada pemenang.

Untuk pemenang lelang pekerjaan tersebut yakni CV. Nabilla Permata dengan nilai kontrak Rp2.963.991.351,54. Sedangkan, untuk pengawasan adalah CV. Kenen Konsultan dengan nilai kontrak Rp159.951.000,00.
Wartawan: Amri



Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *