oleh

Tahap Pertama Membeludak, Pembangunan Pasar Rakyat Cendrawasih Tahap Kedua Dimulai

Tanjungpinang, KepriDays.co.id –Owner Pasar Rakyat Cendrawasih akan memperluas kawasan pasar yang dikelolanya. Oleh karena itu, dia kembali membangun pasar tahap II. Peletakan pembangunan pasar tahap II ini dilaksankan oleh Gubernur Kepri Ansar Ahmad, Senin (22/11/2021) kemarin.

Pengembangan pasar tahap kedua ini dilakukan melihat antusiasme pedagang kecil yang ingin mendaftar di pasar Rakyat Cendrawasih. Tahap pertama pendftafan benar-benar membludak, sehingga masih banyak lagi yang tidak tertampung.

Gubernur Kepri Ansar Ahmad mengatakan, progres lanjutan ke 2 yang rencananya nanti ada Pujasera dan kelengkapan yang lain itu, harus dikontrol dengan satu sistem yang baik. Dia juga meminta agar dipasang kipas angin supaya tidak panas.

“Perlu juga dipasang dua atau tiga CCTV di sini, supaya tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, saling tuduh menuduh, dan terkadang orang yang tidak salah menjadi salah, yang tidak fitnah menjadi fitnah,” kata Ansar.

Lanjut Ansar, jika ada sistem yang mengontrol itu, maka orang juga tida mudah berbuat yang tidak baik. Kemudian juga harus ada satu unit kantor kecilnya untuk mengelola pasar ini supaya tetap baik.

“Utamanya jaga kebersihan, kemudian mana-mana sisi yang ditanam pohon, ditanami pohon-pohon supaya lebih asri dan sejuk, dan mudah-mudahan ini menjadi pasar kebanggaan kita,” pesannya.

Owner Pasar Rakyat Cendrawasih H. Laode Rustam Efendi menceritakan, ia membangun tahap ke II tersebut karena sewaktu buka pertama, para pedagang sudah antusias. Yang pertama ini pedagangnya 36 meja dan 7 kios, total 43 (empat puluh tiga). Namun masih ada 70 (tujuh puluh) pedagang yang belum bisa teretampung, karena sudah penuh.

“Sehingga saya membuka untuk tahap yang kedua. Alhamdulillah, kini kita akan membangun tahap kedua, berupa 36 (tiga pulu enam) meja dan 10 (sepuluhh) kios. Itupun sudah diboking para pedagang-pedagang kaki lima”, Kata pria asli Sulteng yang sejak tahun 2005 sudah lama menetap di Tanjungpinang ini.

Wartawan: Munsyi Untung



Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *