oleh

Pantai Batu Kasah Wisata Pasir Putih Indah di Natuna

Kepri, KepriDays.co.id – Pantai Batu Kasah menjadi satu di antara destinasi wisata favorit bagi wisatawan lokal maupun mancanegara di Kabupaten Natuna, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri).

Pantai ini berlokasi di Desa Cemaga Tengah, Kecamatan Bunguran Tengah, Kabupaten Natuna. Pantai Batu Kasah menyuguhkan berbagai keindahan dan keelokan. Mulai dari pemandangan hamparan pasir putih, ombak dan bebatuan granit dengan berbagai ukuran membentang di sepanjang bibir pantai.

Ombaknya yang kecil, sehingga membuat aman anak-anak yang bermain air. Keindahan alam yang terbentuk alami itu menjadikan destinasi wisata yang satu ini wajib dikunjungi saat datang ke Natuna.

Penggelola Pantai, Abdillah menjelaskan, keindahan yang terbentuk alami itu menjadikan Pantai Batu Kasah bagian dari Geopark Natuna dan selalu banyak dikunjungi wisatawan terutama saat hari libur.

“Setiap akhir pekan pantai ini selalu dikunjungi wisatawan, baik wisatawan lokal maupun dari luar,” ungkap Abdillah.

Selain Sabtu dan Minggu, pantai ini juga sering dikunjungi saat hari libur lainnya. Untuk masuk ke wisata pantai ini cukup membayar Rp 2 ribu per orang. Lalu untuk parkir kendaraan sebesar Rp 10 ribu.

Pantai Batu Kasah disebut juga dengan Pantai Cemaga oleh warga setempat. Konon batu-batu besar di sana sudah ada sejak lama.

“Kalau bebatuan itu sih sudah ada sejuk dulu. Menurut cerita, batu besar itu pernah digunakan sebagai benteng pengintai terhadap serangan bajak laut yang menyerang daerah sini,” katanya.

Selain pasir putih dan bebatuan besar, di sekitar pantai terdapat pepohonan kelapa dan pondok atau gazebo untuk wisatawan beristirahat. Untuk menyewa pondok, wisatawan hanya membayar Rp 10 ribu.

Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Pariwisata Kepri, Raja Heri Mokhrizal mengatakan, Pantai Batu Kasah menjadi bagian dari destinasi wisata Kepri di Natuna.

“Tak dipungkiri, Natuna memang punya destinasi wisata alam yang indah. Satu di antaranya di Pantai Batu Kasah ini. Di sana terdapat kejernihan air laut yang membiru, dan bebatuan alam,” ucapnya.

Editor: Roni

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *