oleh

Indahnya Destinasi Wisata Alam Hutan Mangrove Pering

Kepri, KepriDays.co.id – Kabupaten Natuna, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) merupakan daerah terdepan yang berbatasan langsung dengan sejumlah negara jiran. Meski termasuk daerah perbatasan, Natuna juga terkenal dengan keindahan alamnya yang cukup beragam.

Banyak destinasi wisata Natuna yang bisa menjadi referensi Wisman Lokal dan Mancanegara saat berkunjung ke tempat ini. Satu destinasi wisata yang cukup menarik yakni Wisata Mangrove Pering. Tempat wisata di Natuna ini berlokasi di Kelurahan Bandarsyah, Kecamatan Bunguran Timur.

Wisata Mangrove Pering ini merupakan wisata mangrove terluas di Provinsi Kepri. Dinobatkan sebagai wisata mangrove terluas di Kepri ini bukan tanpa sebab. Pasalnya Mangrove Pering memiliki pelantar sepanjang 1.015 meter dengan lebar dua meter yang membentuk huruf Y atau bercabang tiga.

Di sisi kiri dan kanan pelantar terdapat hutan mangrove dan juga muara laut Penagi. Dengan panjang pelantar mencapai satu kilometer itu, pengunjung disuguhkan berbagai pemandangan. Pemandangan utamanya adalah hutan mangrove yang masih sangat terawat keasriannya.

Akar pohon bakau di sana juga menjadi nilai tambah potret keindahan alamnya. Pengunjung juga dapat melihat muara sungai yang terhubung langsung ke laut Penagi,

Biasanya, kebanyakan wisatawan yang datang mengabadikan momen berfoto mereka tepat di pintu masuk pelantar. Sebab di sana terdapat gerbang yang terbuat dari kayu, dan spanduk ukuran 30 centimeter kali 30 centimeter berwarna hijau bertuliskan Selamat Datang di Wisata Mangrove Pering.

Pintu Masuk Wisata Mangrove. Spot Foto Pengunjung Wisata Ini.

Sedangkan untuk masuk ke dalam Mangrove Pering, wisatawan hanya dikenakan biaya parkir kendaraan bermotor. Dengan ketentuan Rp 2 ribu untuk roda dua dan Rp 5 ribu untuk roda 4, dan untuk pengunjung tidak dikenakan biaya masuk.

Menurut Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Pariwisata Kepri, Heri Mochrizal, Natuna juga memiliki banyak destinasi wisata. Termasuk wisata mangrovenya. Bukan hanya menikmati suasana alami dari mangrove, pengunjung juga dimanjakan dengan sunset pada sore hari.

“Jadi lengkap yang didapat para pengunjung, menikmati mangrove, dan bisa juga melihat sunsetnya,” ucapnya.

Editor: Roni

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *