Pencurian Marak di Tanjungpinang Timur, Graha NU Dibobol, Warga Resah

Tanjungpinang, Kepridays.co.id–Aksi pencurian dalam beberapa hari terakhir dilaporkan marak terjadi di wilayah Kecamatan Tanjungpinang Timur. Setelah sejumlah warga mengaku menjadi korban pencurian dan percobaan pembobolan rumah, kini Graha Nahdlatul Ulama (NU) Tanjungpinang turut menjadi sasaran pelaku.

Penjaga Graha NU Tanjungpinang, Sarpandi, mengungkapkan peristiwa tersebut diketahui pada Rabu (10/6/2026) sekitar pukul 10.18 WIB saat dirinya datang untuk membersihkan gedung menjelang kegiatan rutin malam Kamis.

“Saat saya membuka pintu utama gedung, saya melihat ada bekas tapak kaki di lantai keramik. Karena curiga, langsung saya rekam menggunakan video. Setelah saya cek ke tempat penyimpanan sound system, ternyata barang-barang sudah hilang,” kata Sarpandi, Rabu (10/6/2026).

Dari hasil pemeriksaan di lokasi, diduga pelaku masuk dengan cara mencungkil jendela gedung. Setelah berhasil masuk, pelaku mengambil sejumlah peralatan sound system sebelum kembali menutup dan mengunci jendela yang telah dibobol.

Barang yang dilaporkan hilang antara lain satu unit amplifier merek BMB, satu unit equalizer, dua unit speaker merek BMG, dan satu unit mikrofon kabel merek TOA. Total kerugian diperkirakan mencapai Rp6 juta.

Kasus tersebut telah dilaporkan ke Polsek Tanjungpinang Timur dan petugas kepolisian telah melakukan olah tempat kejadian perkara serta penyelidikan lebih lanjut.

Menurut Sarpandi, aksi pencurian bukan hanya terjadi di Graha NU. Sehari sebelumnya, Pondok Pesantren Al-Khoir yang berada di Jalan Nusantara juga dikabarkan mengalami kejadian serupa.

“Informasinya kemarin siang di Ponpes Al-Khoir Jalan Nusantara juga ada pencurian,” ujarnya.

Sementara itu, Pirsandi, warga Perumahan Surya Kencana, mengaku di perumahannya juga menjadi sasaran pencuri pada Senin lalu. Dalam kejadian tersebut, pelaku berhasil membawa kabur uang tunai dan tabung gas milik korban.

“Uang dan gas yang hilang,” katanya singkat.

Kejadian serupa juga disampaikan Fran Kumar. Menurutnya, sekitar tiga malam lalu terjadi pencurian sepeda motor dan pembobolan rumah warga di kawasan Kampung Bangun Sari yang masih berada di wilayah Tanjungpinang Timur.

“Sekitar tiga malam lalu di tempat kami, Kampung Bangun Sari, juga ada curanmor dan satu rumah warga yang dicongkel,” ujarnya.

Rentetan peristiwa tersebut membuat warga mulai resah dan berharap aparat kepolisian meningkatkan patroli serta mempercepat pengungkapan kasus-kasus pencurian yang belakangan terjadi di sejumlah titik di Kecamatan Tanjungpinang Timur. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *