Rumah Mewah Hangus Terbakar

Tanjungpinang, KepriDays.co.id – Sebuah rumah tipe 45 yang merupakan rumah mewah bulan tipe subsidi 36 di Perumahan Mahkota Alam Permai, Kota Tanjungpinang, hangus terbakar, Selasa (11/8/2026) pagi.

Kebakaran tersebut diduga dipicu oleh obat terapi yang dibakar. Namun, penyebab pasti kebakaran masih dalam penanganan dan pemeriksaan pihak terkait.

Kepala Seksi Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Tanjungpinang, Dery Ambary mengatakan, pihaknya menerima laporan kebakaran dari warga melalui layanan hotline sekitar pukul 06.10 WIB.

“Setelah menerima laporan warga melalui hotline, anggota piket langsung merespons laporan tersebut dan menuju ke lokasi kebakaran,” ujar Dery.

Dalam menindaklanjuti laporan tersebut, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Tanjungpinang mengerahkan satu unit armada BP 9140 A dari Pos Dompak untuk melakukan pemadaman.

Penyemprotan pertama dilakukan untuk memadamkan barang-barang yang berada di sekitar titik kebakaran, kemudian dilanjutkan dengan penyemprotan kedua untuk proses pendinginan.

“Api dapat dipadamkan dengan dua kali penyemprotan. Pertama melakukan penyemprotan pemadaman barang di sekitar lokasi kebakaran dan yang kedua melakukan penyemprotan pendinginan,” jelasnya.

Sementara, Kapolsek Tanjungpinang Timur AKP Ahmad Syahputra bersama sejumlah personel Polsek Tanjungpinang Timur turut membantu proses pemadaman dan pengamanan lokasi.

Ahmad Syahputra pun mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, terutama di tengah kondisi cuaca panas yang terjadi saat ini.

“Kami imbau agar tidak menyalakan api sekecil apa pun dengan kondisi El Nino seperti ini karena dapat menimbulkan kebakaran maupun gangguan kamtibmas lainnya,” kata polisi balok tiga emas itu.

Untuk diketahui pemadaman selesai sekitar pukul 07.00 WIB. Situasi di lokasi dinyatakan aman dan terkendali. Dalam kejadian tersebut tidak terdapat korban jiwa.

Editor: Roni

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *