Hasan dan Festival Kopi Merdeka Kota Tanjungpinang, Virgoun, Fauzana dan Aprilian Bintangnya

Tanjungpinang, KepriDays.co.id – Festival Kopi Merdeka atau yang disingkat FKM. Sebuah acara yang jauh sebelum diambil Pemerintah sebagai tradisi tahunan.

Dulunya ada nama-nama Legendaris yang memulainya, seperti, Husnizar Hood (Mantan DPRD Kepri dan Mantan DPRD Kota Tanjungpinang), Isniani Wibowo (ASN Kepri), dan banyak lagi yang tak bisa disebutkan satu persatu.

Itulah mereka yang merangkai agenda FKM pada awalnya. Sekarang 2026, Puncak Riuh FKM berlangsung meriah di Jalan Merdeka, Kawasan Kota Lama Tanjungpinang, Minggu (23/8/2026) malam.

Sekitar 2.000 masyarakat memadati kawasan tersebut untuk menyaksikan berbagai rangkaian hiburan, pertunjukan budaya, serta penampilan sejumlah artis dalam festival yang digelar selama lima hari, 20 Agustus 2026 hingga 24 Agustus 2026.

Festival Kopi Merdeka 2026 mengusung tema “Diplomasi Wisata Budaya sebagai Penggerak Ekonomi Kepri.”

Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Kepri, Hasan mengatakan, FKM 2026 tidak hanya menyuguhkan festival kopi, tetapi juga dirangkai dengan berbagai kegiatan pendukung, mulai dari lomba fashion show, bazar UMKM, atraksi budaya hingga pertunjukan hiburan.

“Festival ini diikuti sebanyak 241 stan UMKM. Berbagai atraksi dan pertunjukan budaya juga dihadirkan sebagai upaya melestarikan sekaligus memperkenalkan budaya khas Provinsi Kepulauan Riau,” ujarnya.

Menurut Hasan, kegiatan tersebut diharapkan menjadi wadah untuk mempromosikan potensi wisata dan budaya Kepri sekaligus memberikan dampak positif terhadap perekonomian masyarakat, khususnya para pelaku UMKM.

Sejumlah artis turut dihadirkan untuk memeriahkan festival, di antaranya Virgoun, Fauzana dan Aprilian.

Gubernur Kepri Ansar Ahmad menyampaikan, Festival Kopi Merdeka merupakan agenda rutin yang dilaksanakan setiap tahun.

Ia mengaku bersyukur sekaligus bangga melihat tingginya antusiasme masyarakat terhadap pelaksanaan FKM 2026.

“Festival Kopi Merdeka ini merupakan agenda rutin yang dilaksanakan setiap tahun. Tahun 2026 ini kita bersyukur sekaligus bangga karena antusiasme masyarakat sangat tinggi,” kata Ansar.

Ansar menegaskan, sektor pariwisata memiliki peran penting dalam menggerakkan roda perekonomian daerah.

Aktivitas restoran, hotel hingga kedai kopi di Tanjungpinang, menurutnya, turut memberikan kontribusi terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Ia menyebut sekitar 30 persen PAD Kota Tanjungpinang bersumber dari sektor tersebut.

Ansar mengatakan, Provinsi Kepri memiliki potensi besar untuk menjadi salah satu destinasi wisata utama di Indonesia. Saat ini, Kepri disebut berada di posisi ketiga setelah Bali dan Jakarta.

Dari sisi pertumbuhan ekonomi, Kepri pada Triwulan II 2026 mencatat pertumbuhan sebesar 6,99 persen.

Angka tersebut menjadi yang tertinggi di wilayah Sumatera dan menempatkan Kepri di posisi ketiga secara nasional.

Sementara suasana puncak Festival Kopi Merdeka semakin semarak ketika Fauzana tampil bersama Aprilian.

Keduanya menghibur ribuan masyarakat dengan membawakan sejumlah lagu, di antaranya Tungkek Mambao Rabah, Satu Rasa Satu Cinta, Mudik Arau, hingga Cinan Bana.

Antusiasme penonton yang memenuhi kawasan Kota Lama Tanjungpinang membuat malam puncak FKM 2026 berlangsung penuh kemeriahan hingga akhir acara.

Editor: Roni

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *