Tanjungpinang, KepriDays.co.id – Dalam beberapa waktu terakhir menguat isu ke publik agar Institusi Polri ditempatkan dibawah Kementerian tertentu atau dibuatkan Kementerian Khusus Kepolisian.
Hal ini menjadi perhatian dan sorotan dari kalangan masyarakat luas dan banyak pihak yang menolak wacana tersebut mulai dari masyarakat, para tokoh hingga organisasi masyarakat (ORMAS) dan organisasi kepemudaan (OKP) di seluruh Indonesia.
Ketua DPD GAMKI Kepru Iwan Pakpahan menyatakan, pihaknya mendukung Polri untuk tetap dibawah Presiden langsung demi menjaga independensi institusi Kepolisian.
“Dengan ini kami mendukung penuh Polri tetap berada di bawah Presiden langsung, agar Polri tetap terjaga independensinya dan tidak ada intervensi dari pihak manapun. Kami berharap Polri tetap menjadi institusi profesional dalam menjaga situasi kamtibmas agar tetap aman, damai, dan kondusif,” katanya,
Selain itu, Iwan memastikan, DPD GAMKI Kepri dengan tegas menyatakan menolak penempatan institusi Polri dibawah kementerian tertentu, atau digeser dari awal perjuangan reformasi yang menuntut pemisahan Polri dan TNI pada 1998 yang disebut Dwifungsi ABRI.
“Saya tetap mendukung Polri berada langsung di bawah Presiden Republik Indonesia. Polri di bawah kementerian atau lembaga lain akan melemahkan institusi Polri dan melemahkan negara,” bebernya.
Sementara, Filemon Tambunan yang juga Sekretaris Daerah GAMKI Kepri menambahkan, sebagai organisasi kepemudaan yang berkomitmen pada nilai-nilai Pancasila, UUD 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dan Bhineka Tunggal Ika.
“GAMKI Kepri mengajak seluruh elemen bangsa untuk memberikan dukungan moral serta menjaga kepercayaan terhadap institusi Polri dalam hal penegakan hukum untuk menciptakan kamtibnas,” ujarnya.
GAMKI Kepri pun percaya bahwa Polri yang profesional akan tercipta dalam sistem ketatanegaraan yang baik akan menjadi pilar penting dalam menjaga persatuan, keamanan, keadilan dan kepastian hukum bagi masyarakat.
Editor : Roni
