oleh

Sahabat dan Pileg

Oleh :
Robby Patria
Mahasiswa S3, University Tun Hussein Onn Malaysia.

Lagu Sobat karya band Padi bercerita soal sahabat yang menghianati cinta sahabatnya sendiri. Coba kita lihat lirik lagu itu:
/sobat maafkan aku yang mencintainya/
aku tak bermaksud membuat mu sungguh tak berarti/

Di masa pemilu seperti ini nampaknya lagu itu berlaku bukan hanya soal cinta. Tapi soal menjatuhkan pilihan yang tepat. Dari banyak sahabat yang berkompetisi di Tanjungpinang, maka kita harus menentukan pilihan yang sebenarnya rumit.

Kriteria siapa yang cocok menjadi wakil rakyat, bukan orang sembarangan. Mereka harus sempurna dari segala sisi. Baik kapasitas, integritas, komunikasi yang baik, figur yang sudah terkenal, serta kriteria lainnya. Dan tentunya moral.

Karena mereka lah yang nantinya menjadi representasi 260 ribuan warga Tanjungpinang, menjadi wakil dari 1 jutaan warga Kepri, dan menjadi wakil 260 jutaan rakyat Indonesia untuk berjuang menjadi pengawasan kinerja pemerintah, menjadi sosok yang memperjuangkan aspirasi rakyat yang dijewantahkan melalui anggaran yang pro rakyat, dan membuat peraturan daerah yang mendukung kemaslahatan masyarakat untuk sejahtera.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.