oleh

Sambut Ramadan dengan Pawai Obor


Bintan, KepriDays.co.id – Ratusan remaja Masjid dan Tempat Pengajian Alquran (TPQ) di Desa Teluk Bakau, Gunung Kijang, Bintan ramai ramai mengikuti pawai obor dalam rangka menyambut bulan Suci Ramadan 1440 Hijriah, Jumat (3/5/3019) malam kemarin.

Tradisi pawai obor yang digelar setiap tahun ini, tampak disambut hangat Gubernur Provinsi Kepri H Nurdin Basirun.

Pejabat nomor satu di Kepri itu, juga ikut menyaksikan arak-arakan pawai obor yang dilakukan berjalan kaki sejauh 500 kilometer tersebut.

Pantauan di lapangan, pawai ini tidak hanya disambut baik masyarakat setempat, melainkan wisatawan manca negara yang berkunjung di Desa tersebut, turut hadir dan mengabadikan foto momen tahunan itu.

Ketua pelaksana Ahmad Safari menceritakan tradisi pawai obor ini sudah dilakukan sejak lima tahun silam. Tradisi ini di inisiasi gabungan remaja Masjid Desa Teluk Bakau dan sekitarnya.

“Tradisi tahunan ini, alhamdulillah paling ditunggu-tunggu. Setiap tahun pun pesertanya terus bertambah, kami sampaikan ahlan wasahlan, selamat datang bulan Suci Ramadan,” ujar Ahmad.

Di kesempatan yang sama, Camat Gunung Kijang Arif Sumarsono yang turut serta melepas ratusan peserta pawai, menyampaikan tradisi pawai obor ini merupakan momen yang sangat positif.

Dirinya juga mengapresiasi kerja bersama remaja Masjid karena tidak putus semangat menyelenggarakan kegiatan yang menyedot perhatian masyarakat bahkan wisman mancanegara di Pulau Bintan ini.

“Saya berharap kegiatan ini terus berlanjut setiap tahunnya,” terang pria yang juga Ketua Karang Taruna Kabupaten Bintan tersebut.

Sementara Nurdin Basirun berpesan tidak hanya kekompakan yang terus dibangun, melainkan berdampak positif terhadap pariwisata di Bintan, khususnya di desa Teluk Bakau, yang sudah dikenal sebagai desa percontohan destinasi pariwisata unggulan di Pulau Bintan saat ini.

“Semoga momen ini tetap terbangun, tidak pernah putus sesaat, InsyaAllah pemerintah samgat mendukung kegiatan positif ini,” sebut Ketua NasDem Kepri itu.

Editor: Roni



Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *