oleh

Pertengahan Ramadan Kurma di Belakang PN Tanjungpinang Siap Dipanen


Tanjungpinang, KepriDays.co.id – Kurma di belakang kantor Pengadilan Negeri (PN) Tanjungpinang benar-benar berbuah layaknya kurma di negeri arab. Bahkan beberapa waktu lagi kurma ini siap dipanen.

Pegiat Kurma Tanjungpinang, Syarwito lah orang yang merawat kurma tersebut hingga berbuah dengan baik.

Kini buah kurma di belakang PN Tanjungpinang sudah hampir matang dan diperkirakan akan bisa dipanen pertengahan bulan Ramadan ini.

“InsyaAllah panen di bulan puasa ini. Bagi yang memiliki pohon kurma di rumah jangan buru buru untuk di tebang. Coba di rawat dengan baik, InsyaAllah bisa berbuah,” kata pengelola Koperasi Syariah Kurma tersebut kepada KepriDays.co.id di salah satu kedai kopi di Tanjungpinang, Minggu, (05/05).

Ia menambahkan, pohon kurma tidak lagi identik dengan pohon yang hanya tumbuh dan berbuah di daerah gurun. Kini di Tanjungpinang Pohon Kurma sudah bisa tumbuh dan berbuah lebat.

“Buah yang hampir matang tersebut sebenarnya sudah berputik awal 2019 lalu, namun sudah berbunga lagi diatasnya,” katanya

Ia mengatakan lagi, pohon yang tumbuh di PN Tanjungpinang tersebut sebenarnya tidak diketahui jenis apa, karena bukan ia yang menanam. Namun berdasarkan pengalamannya mempelajari di Thailand yang sudah membuktikan keberhasilan penanaman Kurma Tropis, ia melihat kurma yang tumbuh di PN Tanjungpinang berjenis betina, namun sudah tinggi belum juga berbuah.

Sehingga dia berinisiatif untuk merawatnya berdasarkan keilmuan perawatan kurma yang ia miliki, dan akhirnya berbunga di awal 2019, dan kini sudah hampir matang.

“Jika agak terlambat, dan tidak tahu jenisnya, namun dirawat dengan baik masih dapat bebuah, tentu jika diawal menanam sudah dirawat akan lebih baik. Apalagi jika jenisnya jenis unggul yang khusus untuk kurma tropis jenis Barhee dari Inggris dan KL1 dari Thailand,” kata Wito.

Berdasarkan pengetahuannya, Wito menerangkan bahwa Kurma jenis Barhee adalah jenis Kurma yang merupakan hasil penelitian di Inggris dengan kultur jaringan, dan jenis kelamin betina.

Sedangkan Kurma jenis KL1 adalah jenis yang dikembangkan di Thailand dengan persilangan jenis Barhee yang dikembangkan di Thailand oleh Profesor Sam Lak Juan, agar bisa tumbuh di tanah tropis.

“Dikediaman saya Batu 4, ada bibit Barhee dan KL1, dan masyarakat dapat membeli langsung. Saya berharap juga ada investor yang mau mengembangkan Kurma Tropis di Bintan dan Tanjungpinang ini,” pungkasnya.

Wartawan: Munsyi Untung
Editor: Ikhwan



Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *