oleh

Sidang Perdana Dugaan Politik Uang Digelar Tanpa Kehadiran Terdakwa

Tanjugpinang, Kepridays.co.id – Sidang perana kasus dugaan politik uang dengan terdakwa Wahyudi Budianto digelar di Pengadilan Negeri (PN) Tanjungpinang, Senin (17/6). Sidang di gelar tanpa kehadiran terdakwa. Terdakwa belum diketahui dimana keberadaannya.

Sidang perdana ini mendengarkan keterangan saksi. Enam orang saksi tersebut yakni dari Panwascam, Bawaslu dan Komisioner KPU serta Masyarakat yang menerima amplop untuk memilih caleg tertentu.

Komisioner Badana pengawas pemilu (Bawaslu) Kota Tanjungpinang Maryamah sebagai saksi mengatakan, terdakwa Wahyu Budianto saat dirumahnya sendiri diketahui membagi-bagikan amplop yang berisi uang tunai Rp 200 ribu serta kartu nama atas Ranta Fauzi dari partai Garuda.

“Terdakwa membagikan amplop kepada masyarakat di perumahan residen pada 16 April 2019 pukul 19.00 WIB tepatnya di masa tenang. Pemberian amplop tersebut untuk memilih sang caleg dan mendukung sebagai calon DPRD Kota Tanjungpinang ” kata Maryamah saat memberikan keterangan dalam persidangan.

Saksi lainnya Eva Silvana (saksi yg menerima uang) menjelaskan, pada 14 April 2019 sesuai perjanjian menerima amplop berisi uang Rp200 ribu namun saya tidak membuka melainkan langsung memberikan kepada Komisioner Bawaslu.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.