Categories: HUKRIM TANJUNGPINANG

Empat Perampok Nasabah Bank di Tanjungpinang Pernah Merampok di Batam

Tanjungpinang, KepriDays.co.id – Ternyata Empat orang pelaku perampokan inisial M, RD, WK dan TG dengan modus gembos ban yang ditangkap Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Kepolisian Resor (Polres) Tanjungpinang, terindikasi pernah melakukan perampokan di Batam.

Para pelaku yang ditangkap di Kilometer 16, Kecamatan Toapaya, Kabupaten Bintan, Kepri, Senin (11/11/19) lalu ini, diciduk karena beraksi di Kilometer 7, Jalan D.I Panjaitan, Kota Tanjungpinang.

“Mereka ini sindikat, kita juga sedang bekerjasama dengan Polresta Barelang, Batam. Terindikasi mereka juga pernah main di Batam, terindikasi ya. Nanti untuk perkembangannya kita sampaikan,” ujar Kasat Reskrim Polres Tanjungpinang AKP Efendri Alie, Jumat (15/11/19) sore di Kantor Sat Reskrim Polres Tanjungpinang.

Untuk kasus ini, kata Alie, pihaknya masih tetap melakukan pemeriksaan. Keempat pelaku bukan orang Tanjungpinang melainkan dari Palembang.

Bahkan terkait rampok ini masih tetap diperiksa, keempat pelaku pendatang di Tanjungpinang, disini mungkin baru sekitar 7-10 hari.

Selanjutnya, Efendri Alie menjelaskan, uang yang dirampok para pelaku dari nasabah bank tersebut sebesar Rp205 juta. Namun, Barang Bukti (BB) yang berhasil diamankan dari pelaku sebanyak Rp115 juta.

Menurut pengakuan salah satu pelaku ada satu tas kecil warna hitam yang merupakan sisanya itu terjatuh pada saat dia lari ke hutan yang ada di Kawal atau didaerah Kilometer 16.

“BB yang kita amankan Rp155 juta, sedangkan sisanya sekitar Rp50 juta lagi terjatuh pada saat pengejaran, kita lagi sisir kemarin tak ketemu,” katanya.

Selain uang, pihaknya juga mengamankan dua unit sepada motor rentalan serta STNK-nya, satu buah senjata tajam berupa pisau yang dibungkus dengan kertas, ransel tempat uang, 4 unit Handphone dan satu kunci T.

Untuk modusnya, keempat pelaku mengintai di Bank setelah ada nasabah yang keluar dari Bank dan kemudian pelaku sengaja mengembosi ban mobil dengan menggunakan kunci huruf T. Nah, disaat nasabah bank itu berjalan dan kemudian dalam beberapa waktu kemudian bannya sudah habis angin.

Dan pada saat korban berhenti, turun dari mobil dan mengecek bannya disitulah pelaku datang dari sebelah kiri mobil lalu mengambil uang tersebut.

“Antara korban dan pelaku tidak ketemu, begitu korban keluar dari mobil dan mengecek ban kanan lalu pelaku datang dari sebelah kiri lalu ambil tas, ini modus lama sebenarnya,” tutupnya.

Wartawan: Amri
Editor: Roni