oleh

Diduga Korupsi Proyek Fisik Rp2,2 Miliar, Jaksa Periksa 6 ASN dan 2 Konsultan di Bintan

Bintan, KepriDays.co.id-Penyidik Seksi Tindak Pidana Khusus (Pidsus) Kejaksaan Negeri (Kejari) Bintan memeriksa 8 orang terkait dugaan korupsi proyek fisik di Bintan senilai 2,2 miliar tahun 2018. Kedelapan orang tersebut masing-masing enam ASN dan dua konsultan peroyek atau pengawas.

Demikian disampaikan Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Bintan, Sigit Prabowo, Rabu 27/11/2019) di Hotel Badhra, Kecamatan Toapaya, Bintan saat menghadirin peluncuran Pilkada Bintan Tahun 2020.

“Diperiksa terkait adanya dugaan pengerjaan proyek tidak sesuai peraturan dan syarat-syarat pelaksanaan suatu pekerjaan bangunan atau proyek (bestek) dan penggunaan anggaran pada dokumen perencanaan. Yang jelas fisik lah ya dan lokasinya ada di Bintan ini,” ucpanya.

Saat ini, kata dia, pihaknya sedang melakukan penyelidikan dan menurut perintah Presiden Republik Indonesia belum bisa disebutkan kalau masih penyelidikan.

“Perintah Pak Jokowi jangan langsung disebutkan karena masih penyelidikan, nanti di penyidikan baru disebutkan atau rilis,” katanya.

Untuk pemeriksaan selanjutnya, pihaknya sedang menunggu salah seorang ahli konstruksi bangunan di Provinsi Kepri untuk memberikan keterangan tentang permasalahan tersebut. “Nanti kan berkembang mas, inikan masih masih penyelidikan,” ucapnya.

Selain itu, pihaknya juga sudah menyurati Lembaga Pengembangan Jasa Konstruksi (LPJK) Kepri untuk mengecek kondisi fisik pada proyek tersebut, sehingga diketahui secara rinci spek dan kualitasnya.

Wartawan: Amri
Editor: Ikhwan


Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *