oleh

Sempat Rugi Miliaran Rupiah, BPR Karimun Bangkit dari Keterpurukan

Karimun, KepriDays.co.id -Sempat mengalami kerugian hampir miliaran, kini Bank Perkreditan Rakyat Karimun milik Pemerintah Daerah Kabupaten Karimun kembali bangkit.

Kerugian yang dialami sejak tahun 2014 sekitar Rp492juta, sedangkan tahun 2015 merugi sekitar Rp956juta.

Direktur Perusahaan Daerah BPR Karimun, Desramdani menyebutkan bahwa kerugian yang dialami dikarenakan berbagai permasalahan yang terjadi.

“Kerugiannya disebabkan mungkin ada beberapa permasalahan internal maupun ekternal, sebab kerugian saat itu saya belum menjabat sebagai Direktur,” ungkapnya, Rabu (17/6/2020).

Namun berselangnya waktu dan kerja keras, pihak BPR Karimun mampu menutupi kerugian yang beberapa tahun terakhir dialami, dengan laba mencapai Rp300juta pertahunnya.

“Alhamdulillah sejak 2016 hingga saat ini kita memperoleh laba terus walaupun belum maksimal. Laba di tahun 2016 sampai 2018 tidak kami setorkan ke PAD karena kami masih menutupi kerugian dibeberapa tahun terakhir,” tambahnya lagi.

Ramdani menyebutkan pada tahun 2019 pihaknya sudah melakukan penyetoran ke kas daerah sebesar Rp264juta dari target yang ditentukan sebesar Rp50juta.

Ia menambahkan untuk tahun 2020 ini, pihaknya berusaha akan menyetorkan ke kas daerah dengan nominal yang sama bahkan lebih.

Diwaktu yang bersamaan Komisi II DPRD Kabupaten Karimun, yang diwakili oleh Ketua Komisi II, Nyimas Novi Ujiani mengapresiasi pencapaian yang dilakukan oleh BPR Karimun, karena ditengah-tengah kerugian yang dialami pihak BPR Karimun mampu menutupi kerugian tersebut.

“Kami sangat mengapresiasi atas apa yang telah dicapai oleh pihak Perusda BPR Karimun. Kami sengaja datang kesini untuk melihat capaian yang mereka dapat, sehingga mampu melebih target untuk menyumbangkan PAD ke kas daerah,” ucapnya saat melakukan Sidak di kantor BPR Karimun yang berada di Jalan Pramuka, Kecamatan Karimun.

Nyimas berharap agar BPR Karimun yang merupakan milik Pemerintah Daerah dapat berkembang dan pemerintah lebih memberikan perhatian kepada Bank Perkreditan daerah.

Penulis: Sari
Editor: Roni

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.