oleh

SPSI Minta Pekerja dan Pengusaha Duduk Bersama Selesaikan Soal Upah di PT PRP

Tanjungpinang, KepriDays.co.id -Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI) Kota Tanjungpinang prihatin terjadinya demo pekerja di PT. Panca Rasa Pratama (PRP) Jalan DI. Panjaitan KM. 8 Tanjungpinang.

Demo pekerja yang terjadi masa pandemi Virus Corona atau Covid-19 seharusnya tidak terjadi, apalagi persoalan Upah dan Jam Kerja yang meningkat.

Ketua SPSI Kota Tanjungpinang Afriyendi mengatakan, sebenarnya dirinya tidak mengetahui ada demo tersebut, namun dia meminta pekerja dan pengusaha untuk duduk bersama.

“Masalah ini harus didudukan bersama, dan harus ada titik terang antara kedua pihak,” katanya, Jum’at (11/09/2020) sore kepada KepriDays.co.id.

Jika memang tidak ada solusi duduk bersama, Afriyendi mengatakan, SPSI Kota Tanjungpinang akan turun ke lokasi untuk membela hak pekerja perusahaan tersebut.

“Kita akan turun dan tuntut pengusahanya. Kami siap membela pekerja,” ujarnya.

Sementara diketahui pekerja melakukan demo menuntut pihak PRP Tanjungpinang untuk menggaji karyawannya sesuai UMK yang sudah ditetapkan oleh Pemerintah setempat.

Pasalnya pekerja yang dirumahkan selama satu bulan dan setelah itu dipanggil kembali untuk bekerja dari situ pihak perusahaan menggaji hanya Rp100 ribu perhari tanpa ada kesepakatan secara tertulis, mereka hanya menyampaikan secara lisan saja.

Oleh karena itu, pekerja datang untuk menuntut hak-haknya sebagai karyawan. Selama wabah virus Corona atau Covid-19 ini hanya digaji Rp100 ribu per hari. Sedang UMK Tanjungpinang sekitar Rp121 ribu per hari atau Rp3.007.000 perbulannya

Penulis: Roni



Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *