oleh

Pendapatan Menurun, KUA PPAS APBD 2021 Kota Tanjungpinang Disahkan

Tanjungpinang, KepriDays.co.id -Nota Kesepakatan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) APBD Kota Tanjungpinang Tahun Anggaran 2021 ditandatangani oleh Pimpinan DPRD Kota Tanjungpinang dan Walikota Tanjungpinang pada rapat Paripurna, di gedug DPRD Senggarang, Senin, (23/11/2020) kemarin.

Pada paripurna tersebut terungkap nilai pendapatan yang telah direncanakan menurun 14,07 persen atau sebesar Rp141,11 Milyar jika dibandingkan tahun 2020.

Rapat Pripurna tersebut dipimpin Ketua DPRD Kota Tanjungpinang, Hj Yuniarni Pustoko Weni dan Walikota Tanjungpinang, HJ Rahma, diikuti 24 anggota DPRD Kota Tanjungpinang, serta kepada OPD dan perwakilannya.

Rahma menyampaikan, pada penetapan KUA dan PPAS APBD TA 2021 ditetapkan target pendapatan daerah Kota Tanjungpinang telah direncanakan sebesar Rp.861,71 Milyar. Menurun sebesar Rp.141,11 Milyar atau sebesar 14,07 persen dari tahun 2021 yaitu sebesar Rp.1,002 Triliun.

“Kebijakan penggaran daerah tahun sat ini menghadapi tantangan yang cukup berat dalam keterbatasan ruang fisikal dimana proporsi kebutuhan belanja daerah msihrelatif tinggi. Utuk itu fokus prioritas anggaran selayaknya diarahkan kepada belanja prosuktif untuk mendukung pembangunan bagi masyarakat secara merata,” kata Rahma.

Sementara untuk anggaran 2021 ini, perencanaan perkiraan Belanja Daerah terhadap KUA dan PPAS ditetapkan sebesar Rp.985,51 Milyar. Besaran anggaran tersebut sebagai program kegiatan Pemko Tajungpinang dalam memenuhi arget emerintah daerah terhadap peningkatan pelayanan masyarakat dari berbagai bidang.

Seperti sarana dan prasarana dibidang pandidikan dengna sistem prottokol covid-10, peningkatan dan ketahanan dibidang keehatan khususnya dalam menganisipasi pandemi covid-19.

Selain dari pada itu meningkatkan kualitas penyelenggaraan sistem jaminan sosial nasional dan ketenagakerjaan, penataan dibidang lingkungan, seperti drainase pda wilayah yang rawan banjir/ genangan, penyediaan infrastruktur yang memadai.

Peningkatan dan pemulihan ekonomi ekonomi kecil dan menengah sejalan dengan pengembangan destinasi siwisata budaya/religi, bahari, dan kuliner daerah, pemenuhan sarana dn prsarana dibidang transportasi serta peningkatan kualitas sumber daya manusia denga tata kelola pemerintahan yang baik.

“Dari rencana pendapatan dn belanja sebagaimana tersebut di atas, terdapat derfisit sebesar Rp.123,8 Milyar, yang ditutup dari sumber pembiayaan Sisa Lebih perhitungan Anggaran (Silpa) tahun sebelumnya,” terang Rahma.

Rahma juga mengucapkan terima kasih kepada depada seluruh anggota dewan yang terhormat yang telah perusaha memberkan yang terbaik dalam sumbangn fikiran dan pandangan terhadap kerangka anggaran berbasis kinerja sebagai penyusunan kebijakan anggran yang memuat berbagai program kegiatan daerah sebagiai hasil dari pembahasan sebelumnya bersama seluruh SKPD dan TAPD.

“Sekali lagi saya meyampaikan apresiasi keada semua staholder terutama kepada dewan yang terhormat atas kesediaannya memberikan ruang gerak dan waktu yang lebih leluasa bagi pemerintah Kota Tanjungpinang untuk mempertajajam capayan cisi misi daerah,” pungkasnya.

Wartawan: Munsyi Untung
Editor: Roni


Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *