oleh

Rahma Mohon Dukungan Masyarakat untuk Bangun Tanjungpinang

Tanjungpinang, KepriDays.co.id -Di hadapan Ketua RT dan RW serta pejabat Kelurahan Batu IX Kota Tanjungpinang, Walikota Tanjungpinang Rahma mencurahkan isi hatinya yang paling dalam soal kecintaan dirinya dengan Kota Tanjungpinang. Bahkan sejak menjabat Anggota DPRD Kota Tanjungpinang, Wakil Walikota Tanjungpinang dan saat ini menjadi orang nomor satu di Kota Tanjungpinang, Rahma terus menerus menyuarakan aspirasi masyarakat yang membutuhkan pertolongan.

“Sampai sekarang, apapun yang saya lakukan masih saja ada yang mengkritik kebijakan saya yang kurang ada keberpihakan dari beberapa kalangan, sungguhpun demikian saya juga terus melakukan sinergitas dengan DPRD sehingga tercipta harmonisasi,” paparnya, Selasa (26/01/2021).

Ia juga mengakui sebagai manusia biasa dirinya tidak sempurna, untuk itu dirinya mohon doa seluruh masyarakat Tanjungpinang dan bantu untuk bangun Tanjungpinang sampai selesai masa jabatannnya.

Karena, Rahma mengakui dirinya jauh dari kata sempurna, masih banyak kekurangan. Ia meyakini, semua itu harus diimbangi dengan usaha dan kekuatan semua lini untuknya meneruskan roda pemerintahan.

Ia ingin warga Kota Tanjungpinang mulai dari tingkat RT, RW, Kelurahan sampai ke Kecamatan dapat menilai kinerjanya selama memimpin Kota Tanjungpinang setelah ditinggal almarhum Ayah Syahrul.

“Saya sudah terbiasa menjadi buah bibir selama ini dan terus dikritik kebijakan apapun yang saya putuskan, mulai dari pelantikan sampai kebijakan lainnya disorot, tapi saya anggap itu hal biasa dan lumrah, saya jadikan itu cambuk untuk saya terus maju,” ujarnya.

Meski demikian, Rahma bagai sedang berada di sebuah perahu yang terus berjalan menuju pulau tujuan yang terkadang diamuk gelombang, ia sebagai nakhoda harus bijak dalam mengemudikan perahu itu.

Ia juga mengatakan terkait pelantikan pejabat, dirinya tidak menerima apapun dan tidak meminta uang sepeserpun untuk jabatan yang ada di pemerintahannya itu.

“Saat ini saya hanya percaya dan berserah kepada Allah SWT dalam menjalankan tugas, saya diberi amanah harus dijalankan dengan baik, terkait pelantikan, bisa dipastikan saya tidak pernah mengambil yang bukan hak saya, tidak ada jual beli jabatan seperti yang dipikirkan segelintir orang, saya tak ingin menjerumuskan diri saya dengan hal-hal yang akan merusak amanah rakyat atas saya,” tambahnya.

Ia mengatakan bahwa kejadian-kejadian ini adalah cobaan dan menjadikan dirinya harus terus fokus dalam menjalankan roda pemerintahan dengan sebaik-baiknya.

“Semua ini adalah cobaan dari Allah bagi saya untuk tetap tegar dan menjalankan roda pemerintahan sebagaimana mestinya, memang sosok saya ini banyak yang meragukan, bisakah Rahma menjadi pemimpin, dan inilah saatnya saya menunjukkan bahwa saya bisa dan mampu meskipun seorang perempuan, semoga ada hikmah yang dapat dipetik untuk kemajuan Kota Tanjungpinang yang kita cintai ini,” sebutnya.

Editor: Roni

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *