oleh

Buang Puntung Rokok Sembarangan, Tukang Bangunan di Tanjungpinang Ditangkap Polisi

Tanjungpinang, KepriDays.co.id -Tim Opsnal unit Reserse Kriminal (Reskrim) Kepolisian Sektor (Polsek) Tanjungpinang Timur, Polres Tanjungpinang mengamankan seorang pria yang diduga telah melakukan pembakaran hutan dan lahan (Karhutla). Pelaku berinisial K (44) yang merupakan tukang bangunan.

Lahan kosong tersebut berada disamping Toko Meubel Takasinaya, Jalan D.I.Panjaitan, Kelurahan Melayu Kota Piring, Kecamatan Tanjungpinang Timur, Kota Tanjungpinang, Provinsi Kepri tempatnya bekerja.

“Pelaku datang ke tempat kerjanya sambil merokok, lalu membuang putung rokoknya dalam keadaan hidup ke lahan kosong tepatnya ditumpukan sampah yang mengakibatkan api menyala sehingga lahan kosong itu terbakar,” ujar Kapolres Tanjungpinang AKBP Fernando melalui Kapolsek Tanjungpinang Timur AKP Firuddin, Jumat (26/2/2021).

Kejadian berawal pada, Rabu (24/02/2021) sekitar pukul 12.20 WIB saat pihaknya menerima informasi dari masyarakat bahwa telah terjadi kebakaran di lahan kosong tepatnya berada disamping Toko Meubel Takasinaya, Jalan D.I.Panjaitan, Kelurahan Melayu Kota Piring, Kecamatan Tanjungpinang Timur, Kota Tanjungpinang, Provinsi Kepri.

Mendapatkan informasi tersebut, unit Reskrim Polsek Tanjungpinang Timur langsung menuju ke Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan menemukan lahan kosong lebih kurang 3000 meter persegi tersebut sudah terbakar.

Dari keterangan saksi-saksi, diketahui yang melakukan pembakaran seorang pria bernama K yang merupakan salah satu tukang bangunan yang sedang melakukan renovasi lantai 4 toko Meubel tersebut.

Pada hari itu juga dilakukan penangkapan terhadap pelaku serta barang bukti sebuah korek api dan satu bungkus rokok merk Exra bold warna hitam yang sudah dibuka.

Selanjutnya, pelaku dan barang bukti dibawa ke Mapolsek Tanjungpinang Timur guna penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut.

Atas perbuatannya, pelaku dikenakan Pasal 188 K.U.H.PIDANA yang bunyinya, barang siapa karena kelalaiannya (kealpaan) menyebabkan kebakaran, ledakan atau banjir dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara.

Wartawan: Amri
Editor: Ikhwan



Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *