oleh

Musnahkan Kotak HP Kosong Merk Iphone, Ini Penjelasan Bea Cukai

Tanjungpinang, KepriDays.co.id -Kantor Pelayanan, Pengawasan Bea dan Cukai (KPPBC) Tipe Madya Pabean B Tanjungpinang melakukan pemusnahan barang milik negara hasil penindakan selama tahun 2020, Rabu (3/3/2021) di Komplek Perumahan Bea Cukai Kilometer 5 Tanjungpinang, Provinsi Kepri.

Pantauan barang yang dimusnahkan tersebut yakni minuman berakohol dari berbagai merk, rokok, sepeda, pakaian bekas, parfum, kasur serta Handphone (Hp) dari berbagai merk salah satunya Hp Iphone.

Rokok, kasur dan pakaian bekas dimusnakan dengan cara dibakar. minuman berakohol, sepeda dan parfum dilindas. Sedangkan Hp dipotong dengan gerinda.

Anehnya, kotak atau box Hp Iphone yang dimusnahkan hanya terdapat di dalamnya handset dan pengecas saja, sedangkan Hp-nya tidak ada. Tampak yang dipotong hanya merk Samsung dan Iphone tidak ada.

Kepala Seksi Penyuluhan dan Layanan Informasi Oka Ahmad Setiawan mengatakan, pihaknya hanya memusnahkan box Iphone karena dalam penegahan hanya mengamankan boxnya saja.

Dia mejelaskan, modus yang dilakukan para pelaku pelanggaran dengan membawa Hp terpisah dari boxnya untuk mengelabuhi para petugas.

“Mereka bawa Hp-nya terpisah dari boxnya karena mungkin kalau dibawa didalam boxnya tentu sangat terlihat bahwa itu Hp baru tanpa dokumen,” katanya.

Saat disinggung bahwa yang dimusnahkan dengan cara dipotong hanya terlihat Hp merk Samsung, sedangkan Iphone tidak ada.

Dia menjawab, waktu pemusnahan tahun sebelumnya di Ganet banyak Hp Iphone dipotong. Nah, boxnya ini datangnya belakangan atau bisa jadi terpisah dari pelaku sebelumnya.

“Berapa box kosong yang dimusnahkan hari ini saya kurang begitu ingat rinciannya, cuma yang jelas gak ada toleransi bagi barang seperti itu, kita langsung tindak,” ucapnya.

Dia juga mengatakan, pemusnahan yang dilakukan hari ini ada juga Hp, namun dia tidak mengetahui pasti merk apa karena melihatnya dari kejauhan.

“Tadi ada sebagian Hp yang dipotong, tapi saya lihatnya tadi dari kejauhan saja,” tambahnya.

Sebelumnya, Syahirul Alim selaku Kepala KPPBC Tipe Madya Pabean B Kota Tanjungpinang menyebutkan, sepanjang tahun 2020 Bea Cukai telah melaksanakan penindakan sebanyak 324 kali dan barang-barang hasil penindakan diberi status BMN.

“Sepanjang tahun 2020, Bea Cukai Tanjungpinang melaksanakan 324 kali penindakan. Sesuai ketentuan barang-barang hasil penindakan tersebut kemudian diberi status BMN. Atas persetujuan dari menteri keuangan melalui Kepala Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang Batam, BMN tersebut akan kami musnahkan,” ucap M. Syahirul Alim.

Wartawan: Amri
Editor: Roni



Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *