oleh

Ternyata Oknum ASN Tersandung Kasus Penipuan Pernah Jabat Lurah

Tanjungpinang, KepriDays.co.id-Terkait kasus dugaan penipuan Vina Saktiani, ternyata sebelumnya oknum ASN tersebut pernah menjabat sebagai Lurah.

Hal tersebut dibenarkan oleh salah seorang yang pernah jadi Stafnya di Kelurahan pada tahun 2016 berinisal Al.

“Ya pernah menjabat selama 2 tahun dari akhir 2016 sampai 2018,” ucapnya.

Lanjutnya, setelah menjabat di sebagai Lurah Vina pindah ke Kasi Pemerintahan Kecamatan. Menurutnya sosok Vina bagi Staf di Kelurahan terkenal adil dan tidak ada masalah.

“Ya kami sebagai Stafnya ya nyaman saja, dia bisa adil sama staf dia memimpin juga tidak ada masalah kalau bagi kami,” kata Al.

Ia juga menyebutkan bahwa sebelumnya Vina juga pernah menjabat sebagai Lurah di Kelurahan lain lagi di Tanjungpinang.

Sementara terkait kasus yang sedang menimpa Vina Saktiani masih dalam proses penyelidikan dan masih menunggu hasil pemeriksaan.

Menurut Sekda Tanjungpinang Teguh Ahmad, untuk status ASN nya masih menunggu hasil dari penyelidikan dan hasil proses persidangan pengadilan.

“Masih tersangka masih dalam penyelidikan, ya kita tunggu hasil pemeriksaanlah, pengadilan proses persidangannya seperti apa betul ga dia melakukan kesalahan,” ucap Teguh di Kantor Wali Kota Tanjungpinang, Rabu (28/4/2021) siang.

Menurutnya sebagai alumni STPDN semasa mengikuti tes tidak pernah ada proses Calo terlebih dirinya sendiri terlahir dari keluarga yang sederhana.

“Saya ga tau itu, saya kan alumni STPDN saya STPDN dan saya masuk STPDN ga bayar sepeser pun, saya dari keluarga sederhana tidak sangguplah bayar-bayar semahal itu orang tua saya guru,” ucapnya.

Lanjutnya, Jadi ga ada itu masuk-masuk STPDN bayar-bayar itu, apalagi sekarang sudah di awasi KPK, tesnya terbuka. Perbuatan Calo dalam kasus Vina merupakan menyogok atau gratfikasi.

“Ya kalau kita niatnya kita menyogok ya berarti gratifikasi dia. Statusnya belum, dia masih PNS kita sebagai Staf di BKD, Sekarang dia Fungsional ga ada pegang jabatan struktural,” ucapnya.

Wartawan: Abu
Editor: Roni



Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *