oleh

Tetap Bertahan Jualan Kopi dengan Prokes Ketat

Tanjungpinang, KepriDays.co.id -Juprizal (24) Pengusaha Muda yang penuh semangat pantang menyerah ini, tetap terus berusaha bertahan mempertahankan usaha kedai kopinya yang bernama Unyil di masa pandemi covid-19 Kota Tanjungpinang.

Ijal sapaan akrab Juprizal juga mengatakan, dirinya harus bekerja ekstra bersama istrinya Novi (23) untuk tetap mempertahankan kedai kopinya terus berjalan. Ia pun mengikuti segala aturan pemerintah saat diberlakukannya PPKM.

“Awal PPKM level 4 sangat sepi pembeli, ini masa sulit bagi kami. Apalagi harus menyiapkan protokol kesehatan di kedai kopi seperti tempat cuci tangan, sanitizer, bahkan menyediakan masker untuk yang tidak punya masker,” katanya, Jum’at (15/10/2021) kepada KepriDays.co.id.

Ijal pun menambahkan, bahwa hal ini dilakulan semata-mata memutuskan mata rantai covid-19 dan usahanya bisa terus berjalan lancar di masa pandemi.

“Mau gak mau, harus dilakukan. Demi menjaga kesehatan saya dan pelanggan kedai kopi saya. Prokes kan syarat penting untuk tetap buka kedai kopi,” ceritanya.

Selain harus prokes ketat, Ijal mengatakan, awal PPKM sangat sepi pelanggan datang duduk menikmati kopinya, mereka lebih take drive atau sistem beli bungkus.

Apalagi, lanjutnya, pengusaha kopi tidak boleh menyediakan meja dan kursi, terus terang pemasukan merosot. Namun, dirinya percaya rezeki itu pasti ada jalannya sendiri.

“Berkat keyakinan dan doa, akhirnya PPKM turun level. Boleh pakai meja dan kursi. Alhamdulillah ekonomi dan pemasukan mulai membaik. Naik turun usaha biasa, yang penting bersyukur,” kata Ijal.

Kini Ijal pun masih tetap memberlakukan prokes ketat di tempat usahanya, walau PPKM telah turun level ke satu. Ia tetap mewajibkan pelanggan mennggunakan masker dan cuci tangan di tempat yang telah disediakan.

“Prokes harus tetap sampai corona benar-benar tidak ada. Semoga kedepan corona benar-benar hilang, ekonomi pun kembali tumbuh sehingga pengusaha bisa bangkit lagi,” ujarnya.

Editor: Roni



Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *