Razia Narkoba Gabungan di Lapas, Warga Binaan Pemasyarakatan Diperiksa Satu per Satu

Bintan, KepriDays.co.id – Lapas Narkotika Kelas IIA Tanjungpinang bersama TNI/Polri dan Kanwil Dirjen Permasyarakatan Kepri menggelar razia insidentil.

Razia gabungan ini dipimpin langsung oleh Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Kepri, Aris Munandar dan dikomandoi Kalapas Narkotika Kelas IIA Tanjungpinang Untung Fauzi Harahap.

Bersama tim gabungan, mereka melakukan penggeledahan sel dan para Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP).

Kalapas Narkotika Kelas IIA Tanjungpinang, Fauzi Harahap mengatakan, hal tersebut sebagai wujud penguatan sinergitas eksternal, razia gabungan ini melibatkan TNI/Polri.

“Razia ini dipimpin oleh Pak Kanwil Aris. Kita juga mendapatkan dukungan dari personel Polsek Gunung Kijang dan Koramil 0315-02/Bintan Timur,” ujar Fauzi.

Langkah taktis ini sejalan dengan pelaksanaan 15 Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimpas) 2026.

Dimana berfokus pada pemberantasan peredaran gelap narkoba serta penindakan pelaku penipuan dengan berbagai modus di dalam lapas dan rutan.

“Meskipun razia terkesan garang. Namun kami tetap mengedepankan pendekatan yang humanis namun tetap tegas dan sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP),” jelasnya.

Sementara, tim gabungan dari TNI/Polri beserta Kanwil Ditjenpas Kepri dan petugas lapas menyisir satu per satu kamar hunian di beberapa blok.

Petugas melakukan penggeledahan badan secara teliti serta memeriksa setiap sudut ruangan dan barang bawaan warga binaan guna mengantisipasi keberadaan barang-barang terlarang yang berpotensi memicu gangguan keamanan dan ketertiban.

“Beberapa barang yang dilarang telah diamankan. Tetapi Alhamdulillah kita tidak menemukan narkoba. Semua barang langsung dimusnahkan,” katanya.

Aris Munandar menegaskan, razia insidentil ini merupakan bentuk deteksi dini yang akan terus dilakukan secara berkala dan mendadak.

Hal ini juga dilakukan untuk memastikan komitmen dari lapas untuk Zero Halinar (Handphone, Pungli, dan Narkoba).

“Sinergi yang kuat bersama Polri dan TNI diharapkan mampu menutup rapat celah peredaran barang terlarang,” ucapnya.

Wartawan : Ari
Editor : Roni

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *