oleh

Lahirkan Pelaku Perfilman, VIU Indonesia Akan Gelar Workshop Sinematografi di Tanjungpinang

Tanjungpinang, KepriDays.co.id – VIU Indonesia dibawah naungan PCCW OTT Hongkong dalam bidang aplikasi film pendek menyiapkan anggaran miliaran rupiah untuk Workshop Sinematografi bagi kaula muda Tanjungpinang.

Menurut Senior Vice President Marketing VIU Indonesia Myra Suraryo, anggaran miliaran tersebut untuk mendidik siswa hingga mahasiswa Tanjungpinang yang memiliki ketertarikan terhadap film pendek.

“Tujuan kami untuk menciptakan siswa hingga mahasiswa sebagai pelaku perfilman pendek. Nanti pun mereka akan diikutkan dalam festival film viu short,” kata Myra, Senin (21/01/19) kemarin.

Sedangkan workshop akan dilakukan kapan, kata Myra, setelah selesai registrasi peserta dalam waktu dekat ini di Emas Bulan Rumah Makan dan Galeri Jalan Agus Salim No 9 Tanjungpinang Barat.

Myra menambahkan,  anggarannya besar dikarenakan semua peralatan disiapkan oleh Viu Indonesia, dan mentor-mentor yang diturunkan adalah orang-orang yang sudah profesional dibidang produksi perfileman.

Myra mengungkapkan,  latar dari misi Viu Indonesia membuat worksop hingga kedaerah-daerah baik kabupaten dan Kotamadya tersebut dikarenakan setiap daerah memiliki  budaya dan bahasa,  serta keunikan, dan keindahan alam yang berbeda-beda.

Ini membuktikan bahwa Indonesia memiliki kekayaan aset budaya yang besar yang harus kita syukuri, dan harus merasa bangga sebagai warga negara Indonesia.

Rasa bangga saja tidak cukup,  namun, lanjutnya,  sebagai anak bangsa hendaknya dapat mengesppos hingga ke luar negeri,  agar mereka (mancanegara)  lebih mengenal Indonesia lebih dekat melalui tayangan film-film pendek yang dikolabirasikan dengan kekayaan bahasa dan budaya melalui Viu Indonesia.

“Kurangi kekaguman kita pada luar negeri, tapi lihatlah Indonesia yang kekeyaan alam  budayanya yang luar biasa,  yang belum banyak diketahui oleh mancanegara,” himbaunya.

“Mereka (mancanegara,  red)  akan penasaran dan tertarik.  Ini akan mendongkrak mancanegara untuk datang ke Indonesia,  yang tentunya mendongkrak dunia ekonomi kreatif dan pariwisata,” bebernya. (Munsyi Untung)



Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *