oleh

Direktur RSUD Karimun Bantah Pasien Elandra Punya Tunggakan


Karimun, Kepridays.co.id– Pihak RSUD Muhammad Sani, Kabupaten Karimun, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) membantah adanya biaya awal ataupun tunggakan yang dibebankan atas perawatan penderita tumor otak, Elandra Dwiguna (23).

Direktur RSUD Muhammad Sani Kabupaten Karimun, Zulhadi mengatakan Pemerintah Daerah melalui Dinas Kesehatan dan RSUD Muhammad Sani membantu sepenuhnya biaya bagi pasien pasien yg tidak mampu, termasuk Elandra.

Elandra sebelumnya pernah dirawat di RSUD Muhammad Sani sejak tanggal 24 Mei 2019 hinga 23 Juni 2019.

“Tidak ada tunggakan. Selama dirawat sebulan di RSUD Muhammad Sani Karimun, untuk penanganan awal, tidak ada dipungut biaya sama sekali. Sebelum pulang yg kemaren, pasien kita sarankan mengurus SKTM (Surat Keterangan Tidak Mampu) sehingga tidak ada biaya yang keluar,” kata Zulhadi, Senin (1/6) siang.

Zulhadi menyebutkan setelah sebulan dirawat, Elandra sudah boleh pulang sembari menunggu proses rujukan ke Rumah Sakit Otorita Batam (RSOB) selesai. Ia menjelaskan Elandra membutuhkan penangan lebih lanjut, berupa operasi oleh dokter spesialis bedah syaraf.

“Dari keluarga satu bulan dirawat juga sudah tidak betah lagi dirawat di rumah sakit pingin didawat di rumah dulu. Jadi keluarga mencarikan solusi untuk ke Batam sambil BPJS atau JKN-KIS itu keluar,” ujarnya.

Ditambahkan Zulhadi, SKTM Elandra sedang diuruskan oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Karimun untuk penerbitan kartu jaminan kesehatan. Dengan berbekal kartu itu maka Elandra dapat dibawa ke RSOB.

“Karena BPJS masih dalam pengurusan oleh Dinkes Karimun, belum jadi berangkat ke Batam,” tambahnya.

Saat ini Elandra kembali dirawat di RSUD Muhammad Sani. Ia kembali mulai menjalani perawatan di rumah sakit yang terletak di jalan Poros itu sejak Sabtu (29/6/2019).

“Untuk sementara kembali dirawat di RSUD Muhammad Sani untuk perbaikan kondisi umum. Dan dijadwalkan untuk kembali dirujuk ke Ototrita Batam sambil menunggu proses kartu jaminan BPJS yang sedang diurus oleh Dinkes Karimun,” terang Zulhadi.

Diberitakan sebelumnya, Eli Kristanto melakukan aksi jual ginjalnya sendiri untuk biaya pengobatan anaknya, Elandra.

Eli membawa sebuah spanduk bertuliskan “JUAL GINJAL, SAYA JUAL GINJAL SAYA UNTUK PENGOBATAN ANAK SAYA, SAKIT TUMOR OTAK” di taman depan kawasan Pelabuhan Tanjungbalai, Kabupaten Karimun, Provinsi Kepri pada Sabtu (29/6) siang.

Penulis: Sari
Editor: Ikhwan



Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *