oleh

Pasien Positif Corona di RS Raja Ahmad Thabib Kepri Pernah ke Malaysia

Tanjungpinang, KepriDays.co.id -Setelah di tracking atau ditelusuri pasien berinisial PK jenis kelamin laki-laki umur 75 tahun yang positif virus Covid-19 atau Corona di Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) ternyata pernah pergi keluar negeri pada tanggal 5 Maret 2020 kemarin.

Hal ini terungkap dari ekspose yang digelar Satuan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Virus Covid-19 yang dipimpin oleh Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) Tjetjep Yudiana, Selasa (17/03/2020) sore di Kantor BNPB Kepri Jalan Tugu Pahlawan Kota Tanjungpinang.

“Pasien positif corona di Kepri sudah berada di RS RAT sejak 13 Maret 2020 di ruang isolasi. Sudah dilakukan penyelidikan pada tanggal 5 Maret 2020 pasien ke Malaysia dari Pelabuhan SBP ke Situlang Laut ke RS Johor Baru untuk cek kesehatan, malah sore itu juga kembali namun berdasarkan gejala 10 Maret 2020 sudah mulai,” ucap Tjetjep Yudiana.

Lalu, Tjetjep melanjutkan, pada tanggal 12 Maret 2020 pasien mulai demam batuk dan lngsung ke RS RAT, dan petugas medis langsung mengisolasi pada tanggal 13 Maret 2020 karena status Orang Dalam Pengawasan.

“Tanggal 14 diambil sample dan hasilnya diumumkan hari ini positif corona,” jelas Tjetjep.

Sedangkan saat ini, Tjetjep mengatakan, pihaknya telah melakukan penelusuran seluas mungkin ke keluarga pasien dan yang berhubungan dekat pasien sebanyak 20 orang.

“20 orang ini sudah di Karantina di RS RAT Kepri dan diperluas. Dan kami juga akan tracing lagi lebih luas ke masyarakat dari 20 orang ini. Mereka juga akan dipantau di rumah sakit secara insentif. 20 ini juga diambil samplenya. Petugas medis juga dijamin merawat pasien ini memakai alat yang ketat,” ucap Tjetjep.

Sementara, Kepala Dinkes Kota Tanjungpinang Rustam yang juga ada dalam konferensi pers mengatakan, tracing sudah dilakukan sebanyak 174 orang dari pasien positif ini.

“Kita juga pilah-pilah dan sudah jadi ada 1 Pasien Dalam Pengawasan dan 3 Orang Dalam Pemantauan. Sekarang masih berproses dan teman-teman juga masih di lapangan untuk tracking,” ucap Rustam.

Penulis: Roni
Editor: Ikhwan


Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *