oleh

Pelaku Curanmor di Tanjungpinang Diringkus Polisi di Ganet

Tanjungpinang, KepriDays.co.id -Seorang pria di Tanjungpinang, Provinsi Kepri berinisial RS (25) diringkus unit Reserse Kriminal (Reskrim) Kepolisian Sektor (Polsek) Tanjungpinang Timur, Polres Tanjungpinang. Dia didugaan melakukan pencurian kendaraan bermotor (curanmor).

“Dasar Penangkapan LP-B / 47 / XI / 2020 /KEPRI/ RES –TPI / SEK TPI TIMUR Tanggal 04 November 2020 dengan tersangka RS dan korban berinisial YK (pelapor),” ujar Kapolres Tanjungpinang AKBP Fernando melalui Kapolsek Tanjungpinang Timur AKP Firuddin, Senin (16/11/2020) saat Konferensi Pers di Mapolsek Tanjungpinang Timur.

Dia menyampaikan, kejadian berawal pada, Sabtu 22 Agustus 2020 sekitar pukul 19.30 WIB sepulang dari rumah  temannya pelapor memarkirkan sepeda motor merk Yamaha Mio warna putih miliknya dengan Nopol BP 4658 WH di garasi rumahnya yang beralamat di Kampung Wonosari, Kelutahan Batu IX, Kecamatan Tanjungpinang Timur dengan keadaan kunci sepeda motor tersebut masih berada dikunci kontak.

Kemudian, pada 23 Agustus 2020 sekitar pukul 01.00 WIB pelapor tidur di kamar tidur dan sekitar pukul 05.45 WIB pelapor terbangun dan langsung menuju dapur untuk sarapan.

Lalu sekitar pukul 06.30 WIB istri pelapor memberitahukan bahwa sepeda motornya miliknya yang terpakir digarasi rumah sudah tidak ada atau hilang.

“Kejadian itu dilaporkan ke kita dan anggota unit opsnal Polsek Tanjungpinang Timur langsung mendatangi TKP dan dilanjutkan dengan penyelidikan,” ucapnya.

Setelah, menerima laporan tersebut, pada hari Rabu tanggal 04 November 2020 sekira pukul 20.00 WIB diketahui keberadaan tersangka di salah satu Warnet di jalan Ganet dan kemudian Opsnal Polsek Tanjungpinang Timur melakukan penangkapan terhadap pelaku dan mengamankan barang bukti selanjutnya di bawa ke Polsek Tanjungpinang Timur guna penyidikan lebih lanjut.

“Dari hasil introgasi, pelaku mengaku perbuatannya,” ucapnya.

Pelaku juga mengaku, pertama melihat sepeda motor tersebut dengan kunci motor masih tergantung dirumah kontak kunci motor itu, lalu langsung menghampiri dan kemudian mendorong keluar garasi.

Sekitar jarak dari rumah 50 meter, pelaku menghidupkan motor dan langsung menuju mes tempat kerjanya di Galang Batang, Bintan dengan menggunakan sepeda motor yang dia curi.

Agar tidak diketahui pemilik motor, pelaku merubah semua bentuk asli dari sepeda motor tersebut dengan mengganti plat nomor polisi yang awalnya BP 4658 WF menjadi BP 5291 TC dan bertuliskan putra (diduga palsu) dan tersangka membuka sticker dan mengecat body motor serta menghilangkan nomor rangka dengan menggunakan gerinda agar tidak mudah dikenali pemiliknya.

“Dari tangan pelaku telah kita amankan barang bukti berupa 1 unit sepeda motor. Atas kejadian tersebut pelapor mengalami kerugian sebesar Rp6 juta,” ungkapnya.

Atas perbuatannya, pelaku dikenakan pasal 363 ayat 1 ke-3 KUHPidana tentang tindak pidana pencurian dengan pemberatan dengan pidana penjara paling lama 7 tahun.

Wartawan: Amri

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *