Ditipu Puluhan Juta, Andi Cori Laporkan Budi Susanto ke Polisi

Tanjungpinang, KepriDays.co.id -Merasa ditipu puluhan juta rupiah, Andi Cori Patahuddin melaporkan kuasa Direksi PT Syahnur, Budi Susanto ke Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Kepolisian Resor (Polres) Tanjungpinang, Selasa (16/2/2021) pagi.

“Laporannya sudah kita masukin, tapi saya gak tau laporan kita diterima atau gak, kita lihat nanti lah,” ujar Cori di Mako Polres Tanjungpinang.

Adapun alat bukti yang dibawa diantaranya dua orang saksi, E-mail janji mengembalikan uang dan lain-lain.

Cori menjelaskan, pelaporan ini berawal, pada Mei 2020 lalu PT Syahnur mengajukan usulan untuk Dana Jaminan Pengelolaan Lingkungan (DJPL) pasca tambang khususnya di Tanjung Moco.

Kemudian, pada Agustus 2020 mereka (PT Syahnur,red) ketemu sama dengan dirinya dan minta melakukan pembiayaan untuk pencairan DJPL tersebut.

“Saat itu, saya tanya apa saja yang perlu dibantu dan dia (Budi Susanto,red) bilang ini dana untuk mendapatkan rekomendasi dari FTZ, tapi rekomendasi apa saya gak tau,” jelasnya.

Setelah itu, memberikan bantuan yang pertama sebesar Rp15 juta, kedua biaya untuk konsultan lingkungan dan lain sebagainya dengan janji akan mengembalikan uang itu setelah pencairan.

“Kalau bantuan yang kecil-kecil saya sudah lupa, intinya ada puluhan juta lah saya ditipu dan ini murni hanya bantuan pribadi saya kepada beliau,” katanya.

Seiring berjalannya waktu, di awal tahun 2021 ternyata DJPL pasca tambang itu sudah cair dan itu langsung dikonfirmasi ke Kabid ESDM Provinsi Kepri, Reza dan katanya sudah cair oleh Bank BPR.

“Setelah saya pelajari lagi gak bisa juga dicairkan karena menggunakan Bank daerah dan harus Bank Nasional,” paparnya.

Pada, Kamis minggu lalu dirinya mencoba menanyakan kenapa dana sudah cair tapi gak dikembalikan uang yang dipinjam.

Ternyata, hingga semalam gak juga dikembalikan dan hanya diantar uang recehan, padahal yang dipinjam sudah puluhan juta.

“Uang recehan itu saya lempar ke mereka dan hari ini saya laporkan kepolisi karena saya merasa tertipu oleh saudara Budi Susanto. Memang, nilai yang dipinjam tidak seberapa tapi rasa empati saya terhadap yang bersangkutan saat luat biasa,” ungkapnya.

Wartawan: Amri

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *