Wagub Kepri Resmikan Pusdiklat Guang Ji

Batam, KepriDays.co.id – Wakil Gubernur (Wagub) Kepulauan Riau (Kepri) Nyanyang Haris Pratamura berharap Pusdiklat Sikkhapana Guang Ji Batam, senantiasa memancarkan cahaya kebajikan dan menjadi wadah persaudaraan yang menyejukkan bagi umat Budha di Kepri.

Tidak hanya itu saja, Pusdiklat Guang Ji juga aktif mengambil peran sosial, kemanusiaan, dan pendidikan.

Yang semua itu, adalah wujud nyata umat Budha dalam kontribusinya untuk pembangunan Kota Batam khususnya dan Kepulauan Riau umumnya.

Hal tersebut disampaikan Wagub Kepri Nyanyang Haris Pratamura saat meresmikan Gedung Pusdiklat Sikkhapana Guang Ji Batam yang beralamat di Jl Abulyatama Kelurahan Belian Kecamatan Batam Kota, Kota Batam, Sabtu (2/8/2026).

Menurut Nyanyang, dalam ruang kemajemukan seperti ini, keberadaan Yayasan Guang Ji Batam terus membuktikan peran strategisnya, dalam menebarkan nilai-nilai kasih sayang dan tali persaudaraan di tengah-tengah masyarakat.

“Dimana kehadiran Sikkhapana Guang Ji ini harus menjadi tonggak penting dalam penguatan layanan dan pembinaan keagamaan umat Buddha di Kepri. Dan tidak sekadar menjadi bangunan fisik semata, tetapi juga menghadirkan dampak nyata bagi kehidupan sehari-hari umat,” pintanya.

Nyanyang juga berharap banyak melalui berbagai bimbingan dan edukasi di Sikkhapana nantinya, akan lahir generasi umat Budha yang berbudi pekerti luhur, berwawasan luas, serta senantiasa membawa kedamaian bagi lingkungan sekitarnya.

Provinsi Kepri, kata Nyanyang, adalah sebuah wilayah kepulauan yang kaya akan keberagaman suku, agama, dan budaya. Terletak di garda terdepan perbatasan negara yang berhadapan langsung dengan negara tetangga seperti Singapura dan Malaysia.

“Apalagi Kepri merupakan pintu gerbang nusantara yang dinamis. Kemajemukan masyarakat di daerah kita, merupakan anugerah dan kekuatan utama yang selama ini menjadi modal sosial dalam menjaga stabilitas serta keharmonisan di Negeri Segantang Lada,” katanya.

Sebagai daerah yang berada pada wilayah perbatasan, Kepri harus menampilkan wajah Indonesia yang inklusif, ramah, bersatu, dan beradab. Keberagaman yang dikelola dengan baik, akan menjadi fondasi penting dalam membangun ketahanan nasional, menjaga kedaulatan, serta menarik kepercayaan dunia internasional terhadap iklim investasi dan pariwisata.

Karena itu, berbagai upaya pembinaan keagamaan ini sejalan dengan capaian pembangunan Provinsi Kepri yang terus menunjukkan tren positif. Salah satu indikator kebanggaan kita adalah, Indeks Kerukunan Umat Beragama kita sebesar 83,68 poin.

“Selama empat tahun berturut-turut terhitung dari tahun 2022 hingga 2025 lalu, capaian poin indeks kerukunan umat beragama kita, senantiasa konsisten sebagai daerah TOP 5 provinsi terukun Se-Indonesia,” tegas Nyanyang bangga.

Kemudian, Nyanyang menjelaskan, dengan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Provinsi Kepri pada tahun 2025 yang meningkat 0,64 poin menjadi 80,53 poin, angka ini menempatkan Provinsi Kepri berada pada urutan pertama se-Sumatera dan urutan ke-3 tertinggi secara nasional.

“Kerukunan dan toleransi yang terjaga dengan baik, serta pertumbuhan kualitas SDM inilah yang menjadi modal utama dalam mendorong pertumbuhan ekonomi Kepri di triwulan I Tahun 2026 berada pada angka 7,04%. Pertumbuhan ini menjadi pertumbuhan kita yang tertinggi se-Sumatera dan peringkat ke-5 nasional,” kata dia.

Sementara hadir pada kesempatan tersebut Ketua Dewan Pembina Wadah Ketuhanan Guang Ji, Maha Pandita Huang, beserta seluruh Pandita, Ketua Umum DPP Majelis Agama Buddha Guang Ji Indonesia (MABGI), Pdt. Hasan.

Lalu, Sekjen DPP MABGI Rudy Sumanto, Penyelenggara Bimas Buddha Kota Batam, Supriyanto, Sekjen WALUBI Sumut, sekaligus Tokoh Pemuda Nasional di Indonesia Albert Masli serta Ketua DPD Majelis Agama Buddha Guang Ji Indonesia (MABGI) Kepri, Rinuar.

Editor: Roni

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *