oleh

Rasyid Rencanakan Pembunuhan Arnold Tambunan di Hari Kemerdekan RI

Tanjungpinang, KepriDays.co.id – Almarhum Rasyid Bos Tenda di Tanjungpinang terbukti sebagai otak pelaku pembunuhan pensiunan TNI-AL Arnold Tambunan. Dia merencanakan pembunuhan tepat pada hari Jum’at tanggal 17 Agustus 2018 sekitar pukul. 22.00 WIB.

Rencana pembunuhan Arnold Tambunan dibicarakan Rasyid saat memanggil anak buahnya berinisial AD. Hal ini diketahui saat Polda Kepri menggelar ekspose pengungkapkan kasus pembunuhan Arnold Tambunan pada Selasa (19/2/2019) pagi di Mapolda Kepri.

“Tersangka inisial AD bertemu dengan Alm. Rasyid dengan tujuan merencanakan membunuh Arnold Tambunan, dengan dijanjikan akan mendapatkan uang sejumlah Rp. 20.000.000,- (dua puluh juta rupiah),” kata Kabid Humas Polda Kepri Kombes Pol. Erlangga.

Selanjutnya Sabtu 18 Agustus 2018 sekira pukul 06.30 wib, kata Erlangga, pelaku AD mendengar adanya keributan di rumah saudara Rasyid yang beralamat di Jalan Menur. AD pun langsung mendekati suara keributan tersebut, pada saat itu Rasyid sedang memegang besi berukuran 3/4 dengan panjang 1 meter.

“Setelah itu AD juga mengambil 1 (satu) buah besi berukuran 3/4 dengan panjang 40 cm dan mendekati keributan tersebut dengan maksud untuk membantu Rasyid. Kemudian dilakukan pemukulan secara berkali-kali ke badan korban hingga korban meninggal dunia,” jelas Erlangga.

Sementara setelah Arnold meninggal dunia,  Rasyid mengikat bagian tangan dan kaki korban dengan menggunakan tali tambang, lalu membungkus badan korban dengan menggunakan kantong plastik besar berwarna hitam.

“Pada saat itu juga tersangka AD langsung membuka lobang saptick tank yang berada di belakang rumah kos-kosan milik Rasyid, dan jasad korban di seret Rasyid bersama-sama dengan tersangka AD dimasukkan kedalam saptic tank dengan kondisi sudah meninggal dunia,” ujar Erlangga.

Untuk diketahui tersangka Rasyid sendiri sudah meninggal dunia pada hari Rabu tanggal 29 Agustus 2018 sekira pukul 05.20 Wib di Jalan Ahmad Yani dikarenakan ditabrak oleh Bus Nirwana yang sedang melintas di Jalan Raya. (*)



Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *